6 Hal yang Dipersiapkan Sebelum Ikut Lomba Lari Menurut Dokter

Ade Indra Kusuma

Minggu, 14 Juli 2019 | 07:05 WIB
6 Hal yang Dipersiapkan Sebelum Ikut Lomba Lari Menurut Dokter
Ilustrasi latihan fisik berlari. (sumber: Visualphotos).

Suara.com - 6 Cara Mencegah Dampak Negatif Olahraga Lari Menurut Dokter

Selama beberapa tahun belakangan, olahraga lari menjadi tren di Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Hal ini sejalan dengan mulai jenuhnya masyarakat berolahraga di dalam ruang dan keinginan untuk berekspresi seluas-luasnya saat berlatih ternyata mampu menggerakkan animo masyarakat untuk memulai berolahraga.

Olahraga lari sendiri harus diakui memiliki banyak sekali keunggulan. Selain relatif murah, dapat dilakukan dimana saja, juga mampu masuk ke dalam berbagai komunitas masyarakat. Hal ini juga ditopang dengan tren berkembangnya media sosial sehingga kepopuleran olahraga lari cepat dikenal oleh masyarakat luas. 

"Dari sudut kedokteran olahraga, kami melihat peningkatan minat masyarakat dalam berolahraga lari ini merupakan kabar baik yang diharapkan mampu meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dan dapat mengurangi penyakit obesitas, diabetes melitus, hipertensi, kolesterol darah tinggi dan penyakit-penyakit lainnya," seru dr Michael Triangto, SpKO - spesialis kedokteran olahraga dari RS Mitra Kemayoran dan Klinik Slim n Health Jakarta, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Sabtu (13/7/2019)

Namun dalam perkembangan fenomena olahraga lari ini juga terdapat berbagai kasus ringan hingga berat.

"Ada banyak juga yang harus diperhatikan seperti cedera, terkilir, overused injury, dehidrasi, hingga yang berat seperti pingsan bahkan meninggal jika kita tidak mengikuti aturan yang sesuai," tambah dr Michael.

Rajin berolahraga dapat menurunkan risiko jantung. (Foto: shutterstock)
Rajin olahraga, termasuk lari dapat menurunkan risiko jantung. (Foto: shutterstock)

Berikut 6 cara menjaga agar tetap menjaga tren positif dari olahraga lari sebelum ikutan kompetisi.

1. Diri pelari itu sendiri yang harus memeriksakan kesehatan maupun kebugaran tubuhnya secara teratur yang dinyatakan dalam bentuk sertifikat kesehatan untuk berlari dalam tingkatan yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.

2. Mengatasi terlebih dahulu berbagai masalah kesehatan yang ditemukan sebelum berlomba, mulai dari pengobatan penyakit, gangguan postur sampai dengan kelainan bentuk dari telapak kaki agar tidak menjadi gangguan kesehatan yang lebih serius pada saat kompetisi.

baca juga

3. Meningkatkan pengetahuan tentang segala hal yang berhubungan dengan olahraga lari, mulai dari teknik berlari yang benar, peralatan yang harus dimiliki, pemilihan medan yang akan ditempuh, pengaturan periodisasi latihan yang baik sampai masa istirahat yang cukup. 

4. Selain dari sisi peserta lari, penyelenggara juga harus mempersiapkan lomba sebaik-baiknya dari sisi keamanan lintasan, depot air yang cukup dalam jarak yang ditentukan, tim medis, para medis, ambulans yang memadai dan terampil dalam menangani kasus-kasus gangguan kesehatan akibat olahraga. Tidak lupa asuransi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan juga penting untuk diperhatikan.

5. Para penyelenggara juga diharapkan melibatkan induk olahraga atletik untuk meningkatkan nilai keamanan dari setiap lomba dengan memberikan pelatihan bagi para pelari dan instruktur secara berkala. Selain itu, penting juga memberikan sertifikat sebagai salah satu syarat untuk mengikuti lomba ataupun untuk menjadi pelatih lari profesional.

6. Selain komunitas dan perhimpunan olahraga terkait, penyelenggara juga sebaiknya melibatkan pemerintah seperti Kemenkes bersama Kemenpora sebagai pemangku kepentingan kesehatan masyarakat. Hal ini penting untuk dilakukan pada berbagai jenis kegiatan olahraga untuk meningkatkan keamanan dan mutu dari setiap lomba dengan membuat berbagai peraturan dan pengawasan atas berjalannya peraturan tersebut sebagaimana yang telah ditetapkan.
 
Berbagai solusi tersebut, kata dr Michael, diharapkan dapat mencegah terjadinya kejadian fatal yang tidak diinginkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Ikut Situgunung Trail Run 2019, Simak Tips Hindari Cedera saat Lari

Sebelum Ikut Situgunung Trail Run 2019, Simak Tips Hindari Cedera saat Lari

Health | Sabtu, 22 Juni 2019 | 15:40 WIB

4 Fakta Tentang Trail Running yang Jarang Diketahui

4 Fakta Tentang Trail Running yang Jarang Diketahui

Sport | Sabtu, 22 Juni 2019 | 13:10 WIB

Unik, Jepang Gelar Lomba Lari Gunakan Kursi Kantor, Hadiahnya Beras

Unik, Jepang Gelar Lomba Lari Gunakan Kursi Kantor, Hadiahnya Beras

Lifestyle | Sabtu, 15 Juni 2019 | 12:52 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×