Sebelum Ikut Situgunung Trail Run 2019, Simak Tips Hindari Cedera saat Lari

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 22 Juni 2019 | 15:40 WIB
Sebelum Ikut Situgunung Trail Run 2019, Simak Tips Hindari Cedera saat Lari
SitugunungTrail Run 2019 [Suara.com]

Suara.com - Trail running atau lari jejak adalah olahraga lari yang sedang populer sekarang ini. Namun, tingkat risiko cederanya diketahui relatif tinggi, sekitar 19-79 persen.

Cedera sering terjadi karena latihan yang salah atau pelari terlalu memaksakan diri dengan berlari terlalu jauh dan cepat. Risiko cedera juga dipengaruhi oleh faktor usia dan gender.

Orang yang sudah berumur mungkin saja lebih mudah mengalami cedera saat trail running, mengingat kekuatan tubuhnya yang sudah mulai menurun.

Oleh karena itu, kita perlu mempersiapkan beberapa hal, termasuk memahami kondisi tubuh sendiri sebelum mengikuti trail running.

Melansir dari superfeet.com, ada beberapa cara untuk menghindari cedera selama lari jejak atau trail running. Tips ini bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan event lari Situgunung Trail Run 2019 pada 25 Agustus 2019 bersama Arkadia Digital Media.

Ilustrasi olahraga trail running. (Shutterstock)
Ilustrasi olahraga trail running. (Shutterstock)

1. Jangan memaksakan diri

Trail running memang sangat menarik bagi orang yang menginginkan manfaat kesehatan sekaligus refreshing saat olahraga. Hal itu karena kita bisa menikmati pemandangan alam sambil berolahraga.

Orang jadi lebih bersemangat berlari untuk menikmati keindahan alam. Tetapi, ada baiknya tidak terlalu memaksakan diri jika sudah merasa lelah. Pasalnya, hal tersebut justru meningkatkan risiko cedera di tengah perjalanan.

2. Pilih alas kaki yang tepat

baca juga

Olahraga trail running sudah pasti akan sangat berbeda dengan lari biasa. Dalam olahraga ini, orang akan berlari di medan yang cukup berat dengan bebatuan, curam, dan lainnya.

Oleh karena itu, penting untuk memakai alas kaki yang tepat saat trail running. Pastikan alas kaki yang dipilih tidak licin karena ini sangat berpengaruh besar pada risiko cedera.

Manfaat olahraga trail running atau lari jejak (Pixabay/Free_Photos)
Manfaat olahraga trail running atau lari jejak (Pixabay/Free_Photos)

3. Latihan ringan sebelum trail running

Sebelum mengikuti trail running, seseorang juga perlu melakukan latihan fisik, salah satunya dengan olahraga gym.

Latihan ini membantu tubuh anda lebih kuat dan siap untuk mengikuti trail running sehingga memperkecil risiko cedera saat berlari.

4. Jangan terburu-buru

Lari di jalan setapak dengan medan berat pasti akan sangat berbeda dengan lari biasa di lapangan atau jalanan. Dalam olahraga trail running ini, kita harus bisa mengontrol kecepatan dan menjaga energi.

Jangan sampai kita sudah kehabisan energi karena berlari terlalu cepat sebelum sampai di medan berat. Hal ini bisa membuat kita cedera saat berlari di medan berat karena kehabisan tenaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Wisata Ikonik Sukabumi, Ini 4 Fakta Jembatan Gantung Situgunung

Jadi Wisata Ikonik Sukabumi, Ini 4 Fakta Jembatan Gantung Situgunung

Lifestyle | Sabtu, 22 Juni 2019 | 12:31 WIB

Ikuti Event Lari Situgunung Trail Run 2019, Ini Manfaatnya untuk Tubuh

Ikuti Event Lari Situgunung Trail Run 2019, Ini Manfaatnya untuk Tubuh

Health | Sabtu, 22 Juni 2019 | 11:42 WIB

Curug Sawer Situgunung, Air Terjun di Sukabumi yang Eksotis

Curug Sawer Situgunung, Air Terjun di Sukabumi yang Eksotis

Lifestyle | Sabtu, 22 Juni 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×