4 Mitos Seputar Menstrual Cup yang Harus Perempuan Tahu

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 19 Juli 2019 | 08:20 WIB
4 Mitos Seputar Menstrual Cup yang Harus Perempuan Tahu
Menstrual cup, cawan menstruasi [shutterstock]

Suara.com - 4 Mitos Seputar Menstrual Cup yang Harus Perempuan Tahu.

Kondisi lingkungan yang saat ini semakin memprihatinkan, membuat banyak orang mulai beralih pada berbagai produk ramah lingkungan. Termasuk kita Anda berurusan dengan haid atau menstruasi

Jika biasanya kaum Hawa menggunakan tampon atau pembalut untuk menampung darah menstruasi mereka, kini menstrual cup atau cawan menstruasi menjadi pilihan, karena bisa digunakan berulang tanpa mengotori lingkungan. 

Tidak seperti pembalut dan tampon, menstrual cup mengumpulkan darah menstuasi yang dimasukkan ke dalam vagina, dan harus dikosongkan setiap 4-12 jam.  

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Public Health, telah mengungkapkan bahwa menstruasi benar-benar aman dan efektif untuk digunakan. Tapi, ada banyak mitos dan kesalahpahaman seputar benda satu ini.  

Ilustrasi nyeri haid. (sumber: Visualphotos)
Ilustrasi nyeri haid. (sumber: Visualphotos)

Nah, berikut adalah mitos dan fakta seputar menstrual cup, seperti yang dilansir The Health Site.

1. Darah dapat mengalir kembali ke dalam rahim

Dipercayai bahwa darah dari menstrual cup dapat mengalir kembali ke dalam rahim ketika cawan penuh. Namun, itu tidak benar. Darah telah didorong dari otot-otot rahim dan bahkan saat Anda terbalik, darah tidak akan mengalir kembali.

2. Penderita endometriosis tidak bisa menggunakan menstrual cup

Orang berpikir jika mereka menderita endometriosis (suatu kondisi di mana jaringan yang melapisi bagian dalam rahim tumbuh di luar), tidak dapat menggunakan menstrual cup.

Padahal sebenarnya, ini benar-benar aman untuk digunakan dalam kondisi apapun, termasuk endometriosis. Tetap saja, Anda setidaknya harus berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.

3. Merusak keperawanan

Apakah Anda berpikir bahwa ini akan merusak keperawanan Anda? Ya, mungkin agak sulit untuk menggunakannya di awal, dan Anda mengira, selaput dara yang utuh sebagai tanda keoerawanan Anda akan rusak olehnya.

Padahal selaput dara sangat elastis, dan menstrual cup tidak akan merusak selaput dara. Perempuan yang masih perawan sangat bisa menggunakan ini.

4. Sulit pipis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembalut, Tampon, atau Menstrual Cup Paling Baik untuk Area Kewanitaan?

Pembalut, Tampon, atau Menstrual Cup Paling Baik untuk Area Kewanitaan?

Health | Selasa, 09 Juli 2019 | 10:54 WIB

Sebenarnya Seperti Apa Bau Miss V yang Sehat?

Sebenarnya Seperti Apa Bau Miss V yang Sehat?

Health | Jum'at, 05 Juli 2019 | 19:50 WIB

Selain Nyeri Perut, Wanita Juga Alami Perubahan Suara saat Menstruasi

Selain Nyeri Perut, Wanita Juga Alami Perubahan Suara saat Menstruasi

Health | Rabu, 03 Juli 2019 | 12:55 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB