Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

4 Mitos Seputar Menstrual Cup yang Harus Perempuan Tahu

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati
4 Mitos Seputar Menstrual Cup yang Harus Perempuan Tahu
Menstrual cup, cawan menstruasi [shutterstock]

Banyak yang salah kaprah tentang penggunaan menstrual cup atau cawan menstruasi.

Suara.com - 4 Mitos Seputar Menstrual Cup yang Harus Perempuan Tahu.

Kondisi lingkungan yang saat ini semakin memprihatinkan, membuat banyak orang mulai beralih pada berbagai produk ramah lingkungan. Termasuk kita Anda berurusan dengan haid atau menstruasi

Jika biasanya kaum Hawa menggunakan tampon atau pembalut untuk menampung darah menstruasi mereka, kini menstrual cup atau cawan menstruasi menjadi pilihan, karena bisa digunakan berulang tanpa mengotori lingkungan. 

Tidak seperti pembalut dan tampon, menstrual cup mengumpulkan darah menstuasi yang dimasukkan ke dalam vagina, dan harus dikosongkan setiap 4-12 jam.  

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Public Health, telah mengungkapkan bahwa menstruasi benar-benar aman dan efektif untuk digunakan. Tapi, ada banyak mitos dan kesalahpahaman seputar benda satu ini.  

Ilustrasi nyeri haid. (sumber: Visualphotos)
Ilustrasi nyeri haid. (sumber: Visualphotos)

Nah, berikut adalah mitos dan fakta seputar menstrual cup, seperti yang dilansir The Health Site.

1. Darah dapat mengalir kembali ke dalam rahim

Dipercayai bahwa darah dari menstrual cup dapat mengalir kembali ke dalam rahim ketika cawan penuh. Namun, itu tidak benar. Darah telah didorong dari otot-otot rahim dan bahkan saat Anda terbalik, darah tidak akan mengalir kembali.

2. Penderita endometriosis tidak bisa menggunakan menstrual cup

Orang berpikir jika mereka menderita endometriosis (suatu kondisi di mana jaringan yang melapisi bagian dalam rahim tumbuh di luar), tidak dapat menggunakan menstrual cup.

Padahal sebenarnya, ini benar-benar aman untuk digunakan dalam kondisi apapun, termasuk endometriosis. Tetap saja, Anda setidaknya harus berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.

3. Merusak keperawanan

Apakah Anda berpikir bahwa ini akan merusak keperawanan Anda? Ya, mungkin agak sulit untuk menggunakannya di awal, dan Anda mengira, selaput dara yang utuh sebagai tanda keoerawanan Anda akan rusak olehnya.

Padahal selaput dara sangat elastis, dan menstrual cup tidak akan merusak selaput dara. Perempuan yang masih perawan sangat bisa menggunakan ini.

4. Sulit pipis

Orang-orang berpikir bahwa bagaimana jika kita ingin buang air kecil, sementara ada menstrual cup yang menampungnya? Inilah yang harus Anda ketahui, bahwa lubang untuk aliran darah menstruasi dan aliran urin berbeda. Karenanya itu bukan masalah.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS