Priyanka Chopra Menderita Asma tapi Kedapatan Merokok, Ini Bahayanya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 24 Juli 2019 | 20:10 WIB
Priyanka Chopra Menderita Asma tapi Kedapatan Merokok, Ini Bahayanya!
Priyanka Chopra dan Joe Jonas. [JEAN-BAPTISTE LACROIX / AFP]

Suara.com - Aktris kenamaan Priyanka Chopra mendapat komentar pedas dari warganet ketika sebuah foto yang memperlihatkan dirinya sedang merokok tersebar di media sosial.

Penggemar menghubungkan foto tersebut dengan cuitan lama istri Nick Jonas itu pada 2010 lalu. Kala itu, sang aktris menulis, "Merokok itu buruk! Yuck!"

Di sisi lain, Priyanka sendiri pernah mengatakan bahwa dirinya didiagnosis menderita asma pada usia lima tahun.

"Mereka yang mengenal saya dengan baik tahu bahwa saya adalah penderita asma. Maksud saya, apa yang harus disembunyikan? Saya tahu bahwa saya harus mengendalikan asma saya sebelum itu mengendalikan saya. Selama saya mendapatkan inhaler, asma tidak dapat mengehentikan saya dari mencapai tujuan saya," cuitnya.

Sebagai seorang penderita asma, tentu alangkah baiknya jika Priyanka Chopra tidak mencoba zat beracun tersebut.

Priyanka Chopra merokok di kapal pesiar (Twitter/@abHayKhiladii)
Priyanka Chopra merokok di kapal pesiar (Twitter/@abHayKhiladii)

Melansir Cleveland Clinic, seringkali paru-paru penderita asma yang merokok selalu dalam keadaan kontrol yang buruk. Penderita umumnya sering memiliki gejala asma yang berkelanjutan.

Asap tembakau juga merusak proyeksi kecil seperti rambut di saluran udara yang disebut silia, tugasnya membersihkan debu dan lendir dari saluran udara.

Asap rokok merusak silia sehingga mereka tidak dapat bekerja dan juga menyebabkan paru-paru membuat lebih banyak lendir dari biasanya. Akibatnya, ketika silia tidak berfungsi, lendir dan zat iritasi lainnya menumpuk di saluran udara.

Priyanka Chopra dan Nick Jonas di acara resepsi pernikahan yang ketiga. (PUNIT PARANJPE / AFP)
Priyanka Chopra dan Nick Jonas di acara resepsi pernikahan yang ketiga. (PUNIT PARANJPE / AFP)

Sedangkan menurut National Asthma Council Australia, penderita asma seperti Priyanka Chopra mempunyai paru-paru yang lebih sensitif dan rentan terhadap efek merusak dari asap rokok.

Dalam jangka pendek, merokok dan asma membuat penderita lebih mungkin mengalami serangan asma atau kambuh. Dalam jangka panjang, penderita berisiko lebih tinggi terkena penyakit yang berhubungan dengan merokok seperti emfisema.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Priyanka Chopra Ketahuan Merokok, Padahal Dampaknya Lebih Buruk pada Wanita

Priyanka Chopra Ketahuan Merokok, Padahal Dampaknya Lebih Buruk pada Wanita

Health | Rabu, 24 Juli 2019 | 19:45 WIB

Dad Bod Tren, Usai Jason Momoa Giliran Nick Jonas Pamer Perut Buncit

Dad Bod Tren, Usai Jason Momoa Giliran Nick Jonas Pamer Perut Buncit

Lifestyle | Rabu, 24 Juli 2019 | 13:49 WIB

Lihat Foto Kaki di Bungkus Rokok, Pria yang Pernah Diamputasi Ini Syok

Lihat Foto Kaki di Bungkus Rokok, Pria yang Pernah Diamputasi Ini Syok

News | Senin, 22 Juli 2019 | 12:00 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB