BPOM Sahkan Obat Imunoterapi Baru untuk Kanker Paru dan Kandung Kemih

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 25 Juli 2019 | 14:16 WIB
BPOM Sahkan Obat Imunoterapi Baru untuk Kanker Paru dan Kandung Kemih
Obat imuneterapi baru untuk kanker paru. (Shutterstock)

Suara.com - BPOM Sahkan Obat Imunoterapi Baru untuk Kanker Paru dan Kandung Kemih

Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM menyetujui pengobatan lini kedua yang diklaim dapat memperbaiki kualitas hidup pengidap penyakit kanker paru dan kandung kemih.

Disebut atezolizumab, obat imunoterapi kanker anti PD-L1 ini dikhususkan bagi penderita kanker stadium lanjut yang telah mendapatkan pengobatan kemoterapi berbasis platinum.

"Ini untuk pasien misal kemo beberapa kali tapi tidak merespon, obat ini pilihannya," kata Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, SpPD-KHOM, M.Epid, FINASIM, FACP, RSUPN dalam acara temu media di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Menurut Ikhwan, imunoterapi kanker merupakan sebuah revolusi di bidang kedokteran di dunia.

Atezolizumab diklaim dapat memberikan rata-rata kesintasan hingga 13,8 bulan dan durasi respons yang panjang hingga 23,9 bulan pada pasien kanker paru NSCLC stadium lanjut yang tidak merespons pengobatan sebelumnya.

Sementara untuk pasien kanker kandung kemih stadium lanjut lini kedua, atezolizumab memberikan durasi respons yang panjang hingga 21,7 bulan.

Atezolizumab juga dianggap memiliki profil keamanan yang lebih baik dengan efek samping yang lebih terkontrol dibanding pengobatan standar lain.

"Kami menyambut baik kehadiran atezolizumab di Indonesia. Sebagai pusat kanker nasional, RSKD berkomitmen untuk menyediakan layanan imunoterapi kanker berstandar global pasien," kata Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Kanker Dharmais, DR. dr. Nina Kemala Sari, Sp.PD. K-Ger.MPH dalam acara yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sutopo Meninggal Karena Pneumonia, Ketahui Komplikasi Kanker Paru-paru

Sutopo Meninggal Karena Pneumonia, Ketahui Komplikasi Kanker Paru-paru

Health | Senin, 08 Juli 2019 | 09:03 WIB

Jangan Termakan Hoax, Ini 5 Mitos Seputar Kanker Paru-paru

Jangan Termakan Hoax, Ini 5 Mitos Seputar Kanker Paru-paru

Health | Minggu, 07 Juli 2019 | 10:09 WIB

Sutopo Kanker Paru-paru Meski Tidak Merokok dan Makan Sehat, Kok Bisa?

Sutopo Kanker Paru-paru Meski Tidak Merokok dan Makan Sehat, Kok Bisa?

Health | Minggu, 07 Juli 2019 | 08:39 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB