Kemenkes Jawab Tolok Ukur Rumah Sakit Bisa Turun Kelas

Silfa Humairah Utami | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Kamis, 25 Juli 2019 | 20:52 WIB
Kemenkes Jawab Tolok Ukur Rumah Sakit Bisa Turun Kelas
Ilustrasi pasien sedang konsultasi kesehatan ke dokter rumah sakit. [shutterstock]

Suara.com - Kemenkes Jawab Tolok Ukur Rumah Sakit Bisa Turun Kelas.

Pemerintah terus melakukan upaya untuk memberi pelayanan kesehatan rumah sakit yang lebih baik untuk masyarakat. Salah satunya dengan meninjau ulang pelayanan kesehatan di seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS).

Dalam upaya tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah merilis ada 615 dari 2.170 rumah sakit yang turun kelas. Dijelaskan oleh Dirjen Palayanan Kesehatan dr. Bambang Wibowo, So. OG (K), MARS., ada beberapa kriteria yang menyebabkan sebuah rumah sakit harus turun kelas.

"Pastinya review ini dilakukan untuk memberikan layanan yang baik kepada masyarakat agar mereka mendapat pelayanan yang sesuai ketika dirujuk ke rumah sakit. Pada dasarnya yang menjadi tolok ukur ialah sumber daya di rumah sakit itu sendiri," kata Bambang Wibowo saat ditemui Suara.com di Gedung Kemenkes RI, Kamis (25/7/2019).

Misalnya, sambung Bambang, mengapa rumah sakit X bisa turun kelas dari C ke D. Ia menjelaskan, mungkin awalnya ketika rumah sakit itu berdiri telah ditetapkan menjadi rumah sakit kelas C. Yakni memiliki sarana dan prasarana yang sesuai standar serta memiliki 4 dokter spesialis.

"Akan tetapi mungkin di tengah perjalanan ada dokter spesialis yang dipindahtugaskan atau pensiun, sehingga jumlahnya menjadi berkurang, maka status kelas rumah sakitnya diturunkan," jelasnya.

Bagi rumah sakit yang direkomendasikan turun kelas, ada kesempatan masa sanggah untuk mereview ulang. Nantinya pengawas akan melakukan pengecekan.

"Ini lebih bagus untuk masyarakat, agar mereka datang ke rumah sakit yang seharusnya, sesuai dengan kompetensinya, sebagaimana rujukan tim medis. Ini juga mendorong rumah sakit untuk segera berbenah diri dan segera memperbaiki apabila ada alat-alat yang rusak," tambahnya.

Pembinaan dan pengawasan harus dilakukan oleh pemerintah daerah karena di lapangan ada laporan di mana terdapat ketidaksesuaian dan tolok ukur rumah sakit bisa turun kelas. "Ini guna perencanaan yang lebih bagus," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajah Warga Mersam Robek Diterkam 4 Beruang saat Mengukur Tanah

Wajah Warga Mersam Robek Diterkam 4 Beruang saat Mengukur Tanah

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 08:14 WIB

Pria Ini Sakit Kaki dan Susah Berjalan, Ternyata Penyebabnya Sehelai Rambut

Pria Ini Sakit Kaki dan Susah Berjalan, Ternyata Penyebabnya Sehelai Rambut

Lifestyle | Jum'at, 12 Juli 2019 | 14:45 WIB

Art Workshop Eksklusif Meriahkan HUT Rumah Sakit Mount Elizabeth

Art Workshop Eksklusif Meriahkan HUT Rumah Sakit Mount Elizabeth

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2019 | 19:30 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB