Millendaru Sudah Cangkok Rahim? Hati-hati Risikonya Bisa Mengancam Jiwa!

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Millendaru Sudah Cangkok Rahim? Hati-hati Risikonya Bisa Mengancam Jiwa!
Millendaru di HUT ke-16 Insert Trans TV kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019). [Revi Cofans Rantung/Suara.com]

Millendaru mengaku sudah cangkok rahim, padahal risikonya bisa mengancam jiwa.

Suara.com - Baru-baru ini Millendaru alias Millen Cyrus memberikan pengakuan mengejutkan. Keponakan Ashanty ini mengaku telah melakukan cangkok rahim.

Millendaru mengaku hal tersebut ketika menjadi bintang tamu talkshow di program Bisik-Bisik Tetangga dari MOP Channel. Sebelum membuat pengaku tersebut, Millen bercerita belum melakukan operasi ganti kelamin.

Lantas, presenter mencoba mengajukan beberapa pertanyaan, salah satunya menggali tentang sesuatu yang Millen tidak miliki dari wanita.

"Saya cantik, seksi, disukai banyak lelaki, tapi saya tidak mempunyai," tanya presenter acara Bisik Bisik Tetangga.

Baca Juga: Lesti Kejora Disebut Makin Kurus, Kenali Yuk Berbagai Risiko yang Mengintai Jika Tubuh Terlalu Kurus

"V (vagina), aku dah cangkok rahim tahu," jawab Millendaru.

Pengakuan Millendaru soal cangkok rahim sontak mengundang respons publik. Rebecca Flyckt, dokter kandungan ginekologi dilansir dari New York Times pernah mengatakan bahwa pria maupun transgender bisa saja melakukan cangkok rahim.

Millendaru. (Instagram/@millencyrus)
Millendaru. (Instagram/@millencyrus)

Tetapi, prosedur cangkok rahim pada pria maupun transgender pastinya jauh lebih rumit dari wanita. Bahkan prosedur ini pun bisa sangat berisiko bagi mereka.

Melansir dari UT Southwestern Medical Center, cangkok rahim bisa menimbulkan risiko fisik dan emosional. Karena transplantasi organ membutuhkan persiapan fisik dan mental yang besar.

Risiko Fisik

Baca Juga: 3 Kemampuan Manajemen Risiko yang Sebaiknya Dimiliki Seorang Penulis

Jenis transplantasi organ apapun mengharuskan pasien memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat guna mencegah tubuh menyerang organ baru.