Jangan Ditiru, 5 Perilaku Orangtua yang Jadi Contoh Buruk untuk Anak

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Jum'at, 02 Agustus 2019 | 12:41 WIB
Jangan Ditiru, 5 Perilaku Orangtua yang Jadi Contoh Buruk untuk Anak
Perilaku buruk orangtua. (Shutterstock)
anak dan orangtua
ilustrasi perilaku anak dan orangtua. (Shutterstock)

Atau mereka seenaknya mengatakan jika teman mereka belum dewasa karena mereka pergi berlibur 5 kali setahun daripada menikah dan berkeluarga. Tetapi satu-satunya hasil yang datang dari perilaku ini adalah orang-orang tidak ingin berbicara dengan mereka lagi.

4. Memiliki sikap menghina terhadap pekerjaan

Setelah melahirkan, beberapa perempuan memutuskan untuk mendedikasikan sepenuhnya untuk membesarkan anak-anak mereka, terutama ketika mereka memiliki lebih dari satu anak.

Namun, mereka menyadari bahwa pilihan mereka bukan satu-satunya pilihan yang tepat. Ada yang ingin kembali bekerja sesegera mungkin, beberapa bahkan siap menyerah untuk memiliki anak agar memiliki karier yang sukses.

Nah, ini akan sangat berbeda bagi perempuan yang menganggap bahwa anak-anak mereka adalah panggilan dan menjadi ibu adalah profesi mereka. Ibu-ibu semacam itu menuntut orang lain untuk menghormati mereka hanya karena mereka mempunyai anak dan mereka dengan serius berpikir bahwa semua orang membenci pekerjaan mereka tetapi harus bekerja demi uang. Jadi, ibu seperti itu memiliki sikap negatif terhadap ibu lain yang bekerja.

5. Bangga bahwa anak-anak mereka selalu menjadi yang utama

Beberapa orangtua berpikir bahwa anak-anak harus mendapatkan yang terbaik dari yang terbaik. Seorang ibu dari keluarga semacam itu dapat dengan bangga menjelaskan bagaimana dia melepaskan kariernya yang sukses untuk merawat anaknya, dan seorang ayah dapat mengatakan bahwa dia belum berlibur selama beberapa tahun karena anak-anaknya selalu membutuhkan sesuatu, apakah itu mainan baru, perangkat baru, dan sebagainya.

Sangat sulit untuk mengatakan seberapa baik atau buruk pendekatan ini untuk anak-anak. Seorang anak yang berpikir bahwa mereka adalah pusat dunia tidak mungkin tumbuh dan tidak mau mengurus diri sendiri karena orangtua mereka akan selalu melakukannya.

Ini sering mengarah pada situasi di mana kerabat lanjut usia masih merawat putra dan putri mereka yang sudah dewasa karena ada merela tidak berhasil mendidik anak mereka mandiri dan menganggap bahwa mereka selalu membutuhkan bantuan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Anak Akses Konten Porno, Orang Tua Perlu Melek Teknologi

Cegah Anak Akses Konten Porno, Orang Tua Perlu Melek Teknologi

Health | Rabu, 31 Juli 2019 | 13:27 WIB

Isi Formulir Pendaftaran Sekolah, Tulisan Ayah Ini Bikin Ngakak

Isi Formulir Pendaftaran Sekolah, Tulisan Ayah Ini Bikin Ngakak

Tekno | Minggu, 28 Juli 2019 | 11:30 WIB

Cegah Anak Lakukan Kekerasan, Ini Pesan Psikolog untuk Orangtua

Cegah Anak Lakukan Kekerasan, Ini Pesan Psikolog untuk Orangtua

Health | Rabu, 24 Juli 2019 | 13:04 WIB

Terkini

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:55 WIB

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

×