Studi Ungkap Kualitas Tidur Orang Optimis Lebih Baik, Kok Bisa?

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 08 Agustus 2019 | 11:25 WIB
Studi Ungkap Kualitas Tidur Orang Optimis Lebih Baik, Kok Bisa?
Tidur nyenyak/Shutterstock

Suara.com - Sebuah penelitian yang dari University of Illinois di Urbana-Champaign menunjukkan, 78% orang optimis memiliki kualitas tidur yang lebih baik daripada orang pesimis.

Tidak hanya itu, 75% orang optimis tidak mengalami gejala insomnia daripada pesimistis.

Untuk penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Behavioral Medicine ini, tim merekrut lebih dari 3.500 orang berusia antara 32 hingga 51 tahun.

Optimisme peserta dinilai dengan menggunakan survei yang membuat mereka menilai pernyataan seperti, 'aku selalu optimis tentang masa depanku', dalam skala satu hingga lima, dengan lima sebagai nilai tertinggi.

Untuk tidur, para sukarelawan diminta untuk menilai keseluruhan durasi dan kualitas tidur mereka selama bulan sebelumnya.

Masih tidur di pagi hari tidak baik bagi kesehatan, karena Anda tidak akan merasakan manfaat paparan sinar matahari pagi yang dapat membantu menurunkan berat badan. (Shutterstock)
Ilustrasi wanita tidur nyenyak (Shutterstock)

Mereka juga ditanya apakah mereka mengalami kesulitan tidur atau insomnia.

Para peneliti menemukan, semakin tinggi skor optimisme peserta, akan meningkatkan peluang mereka untuk tidur nyenyak hingga hampir 80%.

"Kurangnya tidur yang sehat adalah masalah kesehatan masyarakat, karena kualitas tidur yang buruk dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk risiko obesitas, hipertensi dan semua penyebab kematian yang lebih tinggi," kata pemimpin penulis Dr Rosalba Hernandez, seorang profesor pekerjaan sosial di Universitas Illinois di Urbana-Champaign.

Menurutnya, optimisme disposisional atau keyakinan bahwa hal-hal positif akan terjadi di masa depan merupakan aset psikologis untuk kelangsungan hidup bebas penyakit dan meningkatkan kesehatan.

Sebenarnya tim peneliti mengatakan tidak yakin dengan mekanisme yang menyebabkan optimisme dapat menyebabkan tidur yang lebih baik. Tetapi mereka percaya itu karena kepositifan yang mengurangi efek stres dan membantu orang tidur dengan damai di malam hari.

"Orang-orang optimis lebih cenderung terlibat dalam penanganan aktif yang berfokus pada masalah dan untuk menafsirkan peristiwa-peristiwa yang menimbulkan stres dengan cara yang lebih positif, mengurangi kekhawatiran ketika mereka tertidur dan sepanjang siklus tidur mereka," kata Dr Hernandez, melansir Daily Mail.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Smartband dengan Fitur Sleep Tracker Terbaik 2026, Pantau Kualitas Tidur Lebih Mudah

5 Rekomendasi Smartband dengan Fitur Sleep Tracker Terbaik 2026, Pantau Kualitas Tidur Lebih Mudah

Tekno | Selasa, 10 Maret 2026 | 14:49 WIB

4 Makanan yang Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur

4 Makanan yang Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur

Your Say | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:50 WIB

5 Strategi Jaga Kewarasan Mental di Tahun 2026

5 Strategi Jaga Kewarasan Mental di Tahun 2026

Your Say | Selasa, 30 Desember 2025 | 14:17 WIB

Mengungkap Misteri Sulit Bangun Pagi dan Suka Begadang

Mengungkap Misteri Sulit Bangun Pagi dan Suka Begadang

Your Say | Sabtu, 27 Desember 2025 | 06:45 WIB

Gelombang Panas Malam Hari Sebabkan Jutaan Orang Kurang Tidur

Gelombang Panas Malam Hari Sebabkan Jutaan Orang Kurang Tidur

Tekno | Jum'at, 12 Desember 2025 | 10:42 WIB

Benarkah Olahraga Malam Merusak Kualitas Tidur? Begini Menurut Para Ahli

Benarkah Olahraga Malam Merusak Kualitas Tidur? Begini Menurut Para Ahli

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 16:43 WIB

Studi: Yoga Dinilai Paling Efektif Perbaiki Kualitas Tidur

Studi: Yoga Dinilai Paling Efektif Perbaiki Kualitas Tidur

Lifestyle | Senin, 01 Desember 2025 | 11:00 WIB

Sulit Tidur? Coba Konsumsi 7 Makanan Ini Sebelum Beristirahat

Sulit Tidur? Coba Konsumsi 7 Makanan Ini Sebelum Beristirahat

Your Say | Rabu, 26 November 2025 | 20:07 WIB

Lebih dari Sekadar Pengantar Tidur: Sains di Balik Musik untuk Relaksasi

Lebih dari Sekadar Pengantar Tidur: Sains di Balik Musik untuk Relaksasi

Your Say | Selasa, 25 November 2025 | 14:11 WIB

7 Rekomendasi Smart Ring Ringan untuk Memantau Kualitas Tidur, Mulai Rp100 RIbuan

7 Rekomendasi Smart Ring Ringan untuk Memantau Kualitas Tidur, Mulai Rp100 RIbuan

Tekno | Senin, 24 November 2025 | 14:39 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB