Peran Ibu di Era Digital: Temani Anak Hadapi Teknologi Tanpa Cemas

Vania Rossa

Selasa, 01 Juli 2025 | 21:42 WIB
Peran Ibu di Era Digital: Temani Anak Hadapi Teknologi Tanpa Cemas
Ilustrasi Peran Ibu di Era Digital. (Pixabay/tarasyasinski)

Suara.com - Peran ibu di era digital semakin krusial dalam mendampingi anak menghadapi kemajuan teknologi. Di tengah maraknya penggunaan gadget dan internet sejak usia dini, ibu perlu berperan aktif sebagai pendamping yang cerdas dan bijak.

Meski teknologi dapat mendukung tumbuh kembang anak lewat akses edukasi dan hiburan, risiko seperti kecanduan layar, konten tidak sesuai usia, hingga cyberbullying juga mengintai.

Oleh karena itu, penting bagi para ibu untuk memahami cara tepat menemani anak berselancar di dunia digital—tanpa cemas berlebihan, tapi tetap waspada dan terlibat aktif dalam prosesnya.

Meski penggunaan gadget dan internet dipercaya menawarkan berbagai peluang baru bagi pengembangan potensi buah hati, ini seperti dua sisi mata uang, karena penggunaan teknologi pun berpotensi memberikan pengaruh negatif pada anak usia dini.

Menjawab tantangan ini, Oreo sebagai salah satu brand dari Mondelez Indonesia berkolaborasi dengan Fatayat NU menghadirkan rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) sebagai penguatan peran ibu dalam menjawab tantangan pengasuhan di era digital.

Anggya Kumala selaku Marketing Director Mondelez Indonesia menjelaskan, sejalan dengan spirit spark playfull connection, di mana dipercaya bahwa momen kebersamaan dan keseruan keluarga merupakan investasi penting dalam perkembangan karakter anak.

“Kami memahami bahwa era digital turut memberikan tantangan pengasuhan bagi setiap ibu. Oleh karena itu, kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ruang berbagi inspirasi positif untuk menciptakan kehangatan dan keseruan dalam keluarga, sekaligus memperkuat peran Ibu sebagai pilar utama dalam membimbing buah hati, terutama di era digital,” jelas Anggya.

Menyambut baik kegiatan yang mengedepankan tentang tantangan ibu dalam pengasuhan di era digital, Dr. Hj. Iffaty Zamimah, S.Th.I, M.Ag. selaku Ketua PC Fatayat NU Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa dalam tradisi NU, perempuan khususnya para Ibu didorong untuk berdaya, berkarya, dan berkontribusi bagi bangsa melalui peran mereka di berbagai ruang, termasuk dalam pengasuhan.

“Kami percaya, keluarga yang hangat, edukatif, dan penuh nilai akan melahirkan generasi yang tangguh dan siap membangun peradaban,” tutur Dr. Hj. Iffaty Zamimah.

baca juga
Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) sebagai penguatan peran ibu dalam menjawab tantangan pengasuhan di era digital. (dok. Oreo)
Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) sebagai penguatan peran ibu dalam menjawab tantangan pengasuhan di era digital. (dok. Oreo)

Berbagai pembahasan pun turut dihadirkan dalam kegiatan ini, dimulai dari cara memanfaatkan teknologi digital secara positif, mengatur dan mendampingi anak dalam penggunaan gadget, hingga tips dalam memilih konten digital yang tepat. 

Shahnaz Haque selaku aktris sekaligus pemerhati pola pengasuhan anak yang juga hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa salah satu kunci utama dalam membimbing anak di era digital adalah memperkuat peran Ibu sebagai pilar keluarga dan ‘sekolah’ pertama bagi anak.

“Ibu adalah manajer rumah tangga yang mengatur aktivitas dalam membangun nilai-nilai yang boleh dan tidak boleh dilakukan seluruh anggota keluarga, terutama buah hati," katanya.

Di era digital ini, Ibu pun perlu lebih sadar dan bijak dalam memilih aktivitas yang mendukung tumbuh kembang anak, termasuk bagaimana gadget digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Itu sebabnya, penting untuk menghadirkan momen-momen kebersamaan yang hangat, entah itu lewat bermain, bercerita, atau sekadar menikmati camilan favorit bersama. Karena dari momen sederhana itulah, anak belajar tentang perhatian, kasih sayang, dan batasan dengan cara yang menyenangkan.

Meski menjadi ibu di era digital memang bukan tugas yang mudah, ini juga bukan hal yang mustahil. Dengan pendekatan yang tepat, ibu bisa tetap menjadi pelindung sekaligus sahabat bagi anak dalam menjelajahi dunia teknologi.

Kuncinya ada pada keterlibatan aktif, komunikasi terbuka, serta pemahaman yang cukup tentang apa yang anak konsumsi secara digital.

Alih-alih melarang, dampingi dan bimbing anak agar mereka bisa tumbuh jadi pribadi yang bijak menggunakan teknologi. Karena di balik layar gadget, peran ibu tetap yang paling utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Gaya Parenting Okie Agustina dan Nadine Chandrawinata di Tengah Isu Dimas Anggara

Beda Gaya Parenting Okie Agustina dan Nadine Chandrawinata di Tengah Isu Dimas Anggara

Entertainment | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:41 WIB

Ulasan Komik Persatuan Ibu-Ibu: Potret Suka Duka Menjadi Ibu Baru

Ulasan Komik Persatuan Ibu-Ibu: Potret Suka Duka Menjadi Ibu Baru

Your Say | Sabtu, 21 Juni 2025 | 13:54 WIB

Main Itu Serius! Ketika Dunia Lupa Bahwa Bermain adalah 'Pekerjaan' Anak

Main Itu Serius! Ketika Dunia Lupa Bahwa Bermain adalah 'Pekerjaan' Anak

Your Say | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:02 WIB

Terkini

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

×