Memberi Bayi ASI Ekslusif Bisa Jadi KB Alami Lho Bunda, Ini Syaratnya!

Ade Indra Kusuma, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 05:05 WIB
Memberi Bayi ASI Ekslusif Bisa Jadi KB Alami Lho Bunda, Ini Syaratnya!
Memberi Bayi ASI Ekslusif Bisa Jadi KB Alami Lho Bunda, Asal...  (Foto by Shutterstock)

Suara.com - Memberi Bayi ASI Ekslusif Bisa Jadi KB Alami Lho Bunda, Asal... 

Bagi bunda yang tengah menunda punya momongan lagi setelah melahirkan, biasanya bakal memikirkan serangkaian progran KB (keluarga berenca) dan butuh waktu memutuskan untuk mencari alat atau pil KB yang tepat.

Tapi tahukah bunda, kalau ASI itu ternyata bisa menjadi alat KB alami lho.

 Konselor Laktasi Dr. Ameetha Drupadi dalam acara diskusi di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Konselor Laktasi Dr. Ameetha Drupadi dalam acara diskusi di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"ASI ini bisa jadi KB alami namun sebenarnya bisa iya bisa tidak, karena ada syaratnya," ujar Konselor Laktasi, Dr. Ameetha Drupadi dalam acara diskusi Kemen PPPA, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019) 

Syaratnya ialah bayi yang disusui masih berumur di bawah 6 bulan, karena setelahnya efek KB alami sudah menghilang. Belum lagi proses menyusui tidak boleh melalui media lain seperti diperah atau melalui dot. Terakhir ia juga harus bisa menjamin si ibu belum belum kembali alami menstruasi.

"Tapi syaratnya harus terus dihisap, bukan dipompa, karena beda hisapan bayi dengan pompaan," jelasnya.

Dr. Ameetha juga menjelaskan keajaiban ASI dapat menjadi alat KB alami, karena tubuh perempuan akan mengalami peningkatan oksitosinnya, sehingga progres hormon kehamilan tertahan.

"Karena saat anak menghisap langsung oksitoksinnya meningkat," ungkapnya 

Sekedar informasi, hormon oksitosin ialah hormon cinta yang ada dalam sistem reproduksi wanita, yang sangat berperan penting dalam proses melahirkan.

baca juga

Saat hormon ini lepas dari proses melahirkan, ini akan jadi penanda seorang wanita sedang menjalani fase melahirkan dan menyusui, karena kemampuannya merangsang air susu lebih banyak. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata, ASI Berfungsi Seperti Penunjuk Waktu Bagi Bayi

Ternyata, ASI Berfungsi Seperti Penunjuk Waktu Bagi Bayi

Health | Kamis, 08 Agustus 2019 | 16:00 WIB

Viral Curhatan Gadis Asal Malaysia: Wanita Harus Tahu Ini Sebelum Menikah

Viral Curhatan Gadis Asal Malaysia: Wanita Harus Tahu Ini Sebelum Menikah

Health | Rabu, 07 Agustus 2019 | 18:13 WIB

Nila Moeloek Siap Tegur Kantor yang Tak Punya Ruangan untuk Ibu Menyusui

Nila Moeloek Siap Tegur Kantor yang Tak Punya Ruangan untuk Ibu Menyusui

Health | Rabu, 07 Agustus 2019 | 13:26 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×