Tekan Perceraian, Pemkot Delaware AS Larang Pernikahan Anak di Bawah Umur

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 16:49 WIB
Tekan Perceraian, Pemkot Delaware AS Larang Pernikahan Anak di Bawah Umur
Perkawinan anak tidak dibenarkan karena memiliki banyak dampak negatif. (Shutterstock)

Suara.com - Tekan Perceraian, Pemkot Delaware AS Larang Pernikahan Anak di Bawah Umur

Di antara tahun 2000 dan 2010 diperkirakan terdapat sekitar 248 ribu orang anak, beberapa di antaranya berusia 12 tahun, menikah di Amerika.

Studi menunjukan bahwa kebanyakan remaja yang dipaksa menikah menghadapi masalah keuangan dan perceraian. Demi menekan angka itu, pemkot Delaware akhirnya menjadi negara bagian pertama yang melarang perkawinan di bawah umur 18 tahun. 

Katie menikah dengan Benjamin Burns yang seumuran dengan ayahnya. Sewaktu duduk di bangku SMA, Katie mengandung Zena, putrinya. Pacarnya, Ben, berusia 30 tahun, beresiko dikenai dakwaan hukum perkosaan dengan anak di bawah umur. Katie kemudian menikah dengan Ben pada usia 16 tahun.

"Ia harus masuk penjara atau harus menikah. Kedengarannya kami menikah bukan karena cinta. Namun kami menikah karena cinta. Saya mencintainya. Dia mencintai saya, hanya saja waktunya belum tepat," jelasnya seperti mengutip VOAindonesia.

Benjamin Burns, 30 tahun, suami Katie, mengatakan, "Awalnya orang-orang berbicara tentang aborsi dan saya katakan, tidak, kami tidak akan melakukannya. Apa yang terjadi, terjadilah. Saya akan keluar penjara suatu saat nanti. Itulah saatnya untuk memikirkan perkawinan dan kuharap ibunya setuju,"

Ibu Katie, Evelyn Montgomery, awalnya keberatan.

"Saya merasa marah, sangat marah. Namun pada waktu itu, saya juga sedang memiliki masalah sendiri,"

Evelyn akhirnya menyetujui keinginan Benjamin yang berusia 30 tahun untuk menikahi putrinya yang berusia 16 tahun, walau keduanya dianggap terlalu muda untuk menikah.

Pam Strawbridge, seseorang yang bekerja di kantor pemerintah daerah Pemiscot di Missouri. Ia menandatangani akta perkawinan ribuan warga yang tersimpan rapat di dalam lemari.

"Saya kira, saya pernah menikahkan remaja yang berusia 13 tahun. Untuk menikah, mereka harus mengikuti sistem peradilan, biasanya mereka harus memiliki alasan yang kuat, pada umumnya dikarenakan hamil," lanjut Pam.

Hampir separuh dari remaja yang menikah di wilayah tersebut, kini tinggal di negara bagian lain. Ini karena Delaware tepat terletak di perbatasan Missouri. Negara bagian Missouri menjadi tempat tujuan remaja yang ingin menikah karena memiliki peraturan yang ringan, sementara Delaware tidak.

Seperti halnya Katie, Ashley Duncan juga terlanjur hamil pada usia 15 tahun. Pacarnya yang berusia lebih tua terancam masuk penjara. Ashley keluar dari sekolah dan tidak pernah meneruskan pendidikannya. Ia memiliki dua anak sebelum berpisah dari suaminya.

Sambil menangis, Ashley mengungkapkan, "Ini membuat saya sedih. Saya merasa hidup saya terbuang sia-sia dan berharap ini tidak terjadi," ujarnya menyesal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Pernikahan Anak, Pakar Ingatkan Bahaya Kehamilan Usia Dini

Marak Pernikahan Anak, Pakar Ingatkan Bahaya Kehamilan Usia Dini

Health | Rabu, 17 Juli 2019 | 16:45 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Resepsi Pernikahan Anak Khofifah

Presiden Jokowi Hadiri Resepsi Pernikahan Anak Khofifah

Foto | Minggu, 30 Juni 2019 | 09:59 WIB

Foto Pernikahan Anak Kecil dan Perempuan Dewasa Viral, Kisahnya Bikin Haru

Foto Pernikahan Anak Kecil dan Perempuan Dewasa Viral, Kisahnya Bikin Haru

Lifestyle | Minggu, 12 Mei 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB