Dikira Dokter Gejala PMS, Ternyata Wanita ini Derita Kanker Otak 6 Tahun!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 19 Agustus 2019 | 14:03 WIB
Dikira Dokter Gejala PMS, Ternyata Wanita ini Derita Kanker Otak 6 Tahun!
Ilustrasi perempuan sedang kesakitan. (Shutterstock)

Suara.com - Karissa Ostheimer (34) harus melalui hari-hari yang cukup berat selama 6 tahun ketika dokter salah mendiagnosis kanker otaknya sebagai pengaruh dari premenstrual syndrome (PMS).

Mulanya, Karissa mengalami sensasi aneh setiap kali menstruasi sejak usianya masih remaja. Terkadang Karissa kesulitan berbicara, tremor hingga terlihat seperti melamun.

Saat itu Karissa sempat mengunjungi dokter yang menceritakan keluhannya ketika menstruasi. Menurut dokter, Karissa hanya mengalami PMS dan diberi pil KB untuk meredakan gejalanya.

Seiring berjalannya waktu ketika memasuki perguruan tinggi, gejala yang dialami Karissa setiap kali menstruasi justru makin parah. Terkadang Karissa mengalami kejang ketika mulai merasakan gejalanya.

Bahkan teman-teman di perguruan tingginya pun sempat ketakutan melihat kondisinya. Akhirnya dilansir dari Health, Karissa kembali mengunjungi dokternya yang menyebut kondisinya sebagai kelainan dysphoric pramenstruasi.

Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)
Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)

Selain itu, dokter juga mengira Karissa mengalami gangguan panik dan disarankan datang ke psikiater untuk antidepresan. Karissa juga tetap diminta mengonsumsi pil KB.

Kondisinya yang itu pun sempat membuat Karissa sungkan keluar rumah karena tidak ingin mendadak gejalanya kumat dan mengganggu orang di sekitar.

Setelah bertahun-tahun lamanya, Karissa semakin merasa janggal dengan kondisi kesehatannya. Apalagi pil KB yang selama ini dikonsumsinya juga tidak membuahkan hasil apapun.

Akhirnya Karissa mengunjungi dokter ahli saraf lalu diminta menjalani tes electroencephalogram (EEG) untuk mencari tahu aktivitas listrik di otak. Saat itu Karissa sempat lega karena merasa sudah menemukan penyebab kondisinya.

baca juga

Tetapi, hal tersebut tak berlangsung lama dan gejala Karissa kembali kumat. Karissa pun diminta menjalani MRI otak. Saat itu Karissa baru mengetahui bahwa dirinya memiliki tumor otak yang sudah bersifat kanker.

Ketika dokter memberi tahu saya bahwa itu adalah tumor, saya merasakan emosi campur aduk. Karissa sangat marah karena merasa dibohongi dokter yang memeriksa kondisinya sejak remaja.

Ternyata kondisinya disebabakn oleh tumor otak yang bersifat kanker, berada di lobus temporal kiri, khususnya hippocampus dan amigdala.

Area otak ini mengendalikan respons rasa takut dan pemahaman kata, salah satunya mengontrol ketidakmampuan untuk berbicara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Era Baru Penanganan Kanker: AI dan Teknologi Presisi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Pasien

Era Baru Penanganan Kanker: AI dan Teknologi Presisi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Pasien

Health | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:49 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem

Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem

Your Say | Sabtu, 04 April 2026 | 15:40 WIB

Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara

Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara

Health | Sabtu, 28 Februari 2026 | 08:40 WIB

Menstruasi itu Normal: Perempuan dengan Segala Drama 'Tamu Bulanannya'

Menstruasi itu Normal: Perempuan dengan Segala Drama 'Tamu Bulanannya'

Your Say | Sabtu, 07 Februari 2026 | 20:35 WIB

Pemeriksaan Hormon Sering Gagal? Kenali Teknologi Multiomics yang Lebih Akurat

Pemeriksaan Hormon Sering Gagal? Kenali Teknologi Multiomics yang Lebih Akurat

Health | Rabu, 10 Desember 2025 | 18:02 WIB

Sempat Diderita Epy Kusnandar, Berapa Lama Orang dengan Kanker Otak Bisa Bertahan Hidup?

Sempat Diderita Epy Kusnandar, Berapa Lama Orang dengan Kanker Otak Bisa Bertahan Hidup?

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:25 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×