Bahaya Malnutrisi, Bisa Rusak Kualitas SDM dan Ekonomi Indonesia

M. Reza Sulaiman | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 11:17 WIB
Bahaya Malnutrisi, Bisa Rusak Kualitas SDM dan Ekonomi Indonesia
Malnutrisi bisa berdampak pada pengembangan SDM negara. [shutterstock]

Suara.com - Bahaya Malnutrisi, Bisa Rusak Kualitas SDM dan Ekonomi Indonesia

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengutip, bahwa dunia menghadapi beban ganda malnutrisi yang ditandai dengan ditemukannya kondisi kurang gizi (undernutrition), kelebihan berat badan (overweight), obesitas dan penyakit tidak menular (noncommunicable disease) yang terkait dengan masalah gizi dan terjadi di berbagai tingkat, baik di tingkat individu maupun masyarakat.

Berdasarkan fakta tersebut, spesialis kesehatan senior dari World Bank Indonesia, Elvina Karyadi menyatakan, jika beban ganda malnutrisi tidak ditangani dengan benar dan segera, hal ini akan memiliki dampak serius pada kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Sebagai contoh, seorang individu dari Indonesia memiliki kelebihan berat badan, namun memiliki penyakit anemia. Hal lainnya, seorang anak tumbuh pendek (stunting) dengan ibu yang memiliki kelebihan berat badan. Di tingkat negara, masyarakat mungkin saja memiliki kecenderungan stunting atau kekurangan zat gizi mikro, namun kecenderungan obesitas dan penyakit tidak menular juga semakin meningkat," ujar Elvina Karyadi dikutip Suara.com dari siaran pers Asian Congress of Nutrition (ACN) 2019 di Bali.

Sementara itu, Direktur Institute for International Programs Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, Robert E. Black, M.D., M.P.H., menambahkan, ketika anak kekurangan gizi, kekebalan tubuh mereka melemah yang akan membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi. Dalam jangka panjang, asupan gizi yang tidak mencukupi dan seringnya terkena infeksi akan menghambat pertumbuhan, perkembangan motorik dan kognitif anak.

"Kesehatan yang buruk dan perkembangan kognitif yang terhambat memiliki dampak negatif pada kemampuan untuk menyerap informasi dan mengembangkan keterampilan teknis mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang baik. Secara makro, isu ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi negara di mana peningkatan kesejahteraan seseorang menjadi terhambat karena rendahnya kualitas hidup dan rendahnya produktivitas yang diakibatkan oleh malnutrisi," paparnya.

Ilustrasi malnutrisi dan gizi buruk. (Shutterstock)
Ilustrasi malnutrisi dan gizi buruk. (Shutterstock)

Dalam sesi presentasinya, Elvina bahkan memaparkan bahwa stunting menimbulkan potensi kerugian hingga 10,5 persen terhadap PDB suatu negara. Untuk mengatasinya, pemerintah juga telah menerbitkan Instruksi Presiden No.1/2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang bertujuan untuk membangun kebiasaan hidup sehat pada masyarakat, yang meliputi konsumsi makanan sehat dan bernutrisi, meningkatkan aktivitas fisik dan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

"Untuk melengkapi upaya pemerintah, para pemain industri makanan dan minuman juga didorong untuk terus berinovasi agar dapat menawarkan pilihan yang lebih sehat kepada konsumen, seperti menurunkan kadar gula, garam dan lemak. Para perusahaan makanan dan minuman juga dapat melakukan fortifikasi pangan yaitu penambahan zat gizi (makro dan mikro), sehingga produk yang dikonsumsi oleh masyarakat memiliki nilai gizi yang lebih baik terutama untuk memenuhi zat-zat gizi mikro, mengemas produk mereka dalam porsi yang cukup dan tidak berlebihan, serta menyertakan label gizi yang jelas pada kemasan produk sebagai bentuk edukasi," tandas Elvina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atasi Malnutrisi, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah bersama Swasta

Atasi Malnutrisi, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah bersama Swasta

Health | Kamis, 22 Agustus 2019 | 18:47 WIB

Beban Ganda Malnutrisi Bikin Anak Indonesia Tumbuh Pendek dan Kurus

Beban Ganda Malnutrisi Bikin Anak Indonesia Tumbuh Pendek dan Kurus

Health | Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:18 WIB

Kemiskinan Jadi Penyebab Utama Kasus Malnutrisi di Indonesia

Kemiskinan Jadi Penyebab Utama Kasus Malnutrisi di Indonesia

Health | Minggu, 04 Agustus 2019 | 22:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB