Viral Hidung Bocah Solo Kemasukan Lintah, Hati-Hati Bahaya Penyakitnya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Viral Hidung Bocah Solo Kemasukan Lintah, Hati-Hati Bahaya Penyakitnya!
Lintah yang masuk ke hidung bocah asal Solo (Facebook/Setyo Pe-Je Chelsea)

Ini bahaya penyakit jika lintah masuk ke dalam hidung seperti kasus bocah asal Solo.

Suara.com - Kisah viral bocah asal Solo yang kemasukan lintah di hidungnya tengah menjadi sorotan warganet. Pasalnya, bocah tersebut mengalami mimisan selama hampir sebulan penuh akibat lintah di hidungnya.

Dokter bahkan sempat mengira mimisannya hanya akibat kecapekan dan kepanasan. Diagnosis itu pun luntur setelah akhirnya dokter menemukan adanya lintah ketika hewan itu terlihat bergerak di dalam hidung.

"Ternyata betul ada hewan lintah yang masuk dalam hidung anak saya dan alhamdulillah sudah ditangani tim dokter dr RS Moewardi. Sudah bisa dikeluarkan," tulis orang tua bocah ini di media sosial.

"Kemungkinan besar lintah atau telur lintah masuk pada saat anak saya bermain air di kolam renang ataupun tempat wisata air di pegunungan ataupun pas anak saya bermain tanah," lanjutnya.

Kasus seperti ini bukan pertama kalinya terjadi, sudah banyak orang di Indonesia maupun luar negeri yang kemasukan lintah hingga tak berhenti mengucurkan darah.

Bocah asal Solo mimisan tak berhenti gara-gara kemasukan lintah (Facebook/Setyo Pe-Je Chelsea)
Bocah asal Solo mimisan tak berhenti gara-gara kemasukan lintah (Facebook/Setyo Pe-Je Chelsea)

Melansir dari NCBI, hewan lintah yang masuk ke dalam hidung bisa menyebabkan epistaksis. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh tumor atau benda asing yang hidup maupun mati.

Epistaksis didefinisikan sebagai pendarahan akut dari lubang hidung, rongga hidung atau nasofaring.

Di sisi lain, lintah adalah annelida atau cacing tersegmentasi yang bisa menyerang manusia termasuk hirudinea granulosa dan hirudinea viridis.

Viral Hidung Bocah Solo Kemasukan Lintah, Hati-Hati Bahaya Penyakitnya! - 2
Ilustrasi lintah. (Shutterstock)

Selama proses menghisap darah, lintah akan mengeluarkan antikoagulan dan menyebabkan pendarahan terus menerus dari area yang digigit.

Selain epistaksis, lintah dalam hidung juga bisa menyebabkan anemia berat yang membutuhkan transfusi darah, khususnya pada anak-anak.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS