Leher Kaku saat Bangun Pagi, Setelahnya Gadis Muda Ini Alami Kelumpuhan!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 06 September 2019 | 07:05 WIB
Leher Kaku saat Bangun Pagi, Setelahnya Gadis Muda Ini Alami Kelumpuhan!
Ilustrasi orang sakit, lumpuh (Shutterstock)

Suara.com - Kehidupan Helen Fincham (21), wanita muda asal Bridgend ini seketika berubah ketika terbangun di pagi hari dengan leher kaku.

Pagi itu, Hellen terbangun dengan leher kaku. Ia lalu memutuskan untuk merebahkan badannya lagi ke kasur sambil menunggu lehernya membaik.

Beberapa jam berbaring, Helen merasa dadanya sesak dan lengannya sangat sakit. Saat itu, Helen sudah merasa ada sesuatu yang tidak beres karena ia tak pernah sakit.

"Selama ini saya tidak pernah sakit karena itu saya langsung tahu bahwa ada sesuatu yang salah. Saya tiba-tiba kesulitan bernapas dan lengan terasa sakit. Saya segera menelepon tenaga medis," katanya, dikutip dari Mirror.

Saat itu Helen mengaku sangat panik. Petugas medis segera melakukan EKG dan hasilnya pun bagus. Tetapi, Helen tak percaya hasil EKG begitu saja. Ia meminta petugas medis membawanya ke rumah sakit.

Ilustrasi perempuan lumpuh. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan lumpuh. (Shutterstock)

Ketika bangun dari tempat tidur, Helen tiba-tiba terjatuh dan tidak bisa berdiri. Petugas medis langsung menatap Helen dengan kebingungan lalu membantunya berdiri.

Setelah diperiksa, ternyata Helen menderita penyakit langka disebut transverse myelitis yang membuatnya lumpuh. Helen tak tahu penyebabnya bisa menderita kondisi langka tersebut.

Dokter pun sempat menanyakan aktivitas Helen belakangan sebelum jatuh sakit kepada orangtuanya. Dokter menduga Helen telah mengambil atau bersentuhan dengan sesuatu yang membuatnya terinfeksi virus.

Ilustrasi: perempuan sedih karena menderita penyakit langka. (Shutterstock)
Ilustrasi: perempuan sedih karena menderita penyakit langka. (Shutterstock)

"Hari berikutnya saya dibawa ke Rumah Sakit Morriston di Swansea, dokter menguji refleks kakiku. Kakiku yang seharusnya melonjak itu hanya diam dan merasakan apapun. Aku langsung menangis melihat kakiku tidak bisa bergerak," tuturnya.

Ternyata penyakit langka yang diderita oleh Helen merupakan kelainan neurologis yang disebabkan oleh peradangan di sumsum tulang belakang.

Saat ini penyakit langka Helen ini belum ditemukan obatnya. Tetapi, perawatan dan rehabilitasi bisa mengurangi gejalanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Salah Minum Obat, 17 Bayi di Spanyol Derita Sindrom Manusia Serigala

Akibat Salah Minum Obat, 17 Bayi di Spanyol Derita Sindrom Manusia Serigala

Health | Rabu, 04 September 2019 | 18:41 WIB

Seperti Raditya Dika, Orang-orang Ini Berisiko Terkena Penyakit Autoimun

Seperti Raditya Dika, Orang-orang Ini Berisiko Terkena Penyakit Autoimun

Health | Senin, 02 September 2019 | 09:46 WIB

Viral Curhatan Gadis Penderita Sindrom Marfan, Ketahui Fakta Penyakit Ini

Viral Curhatan Gadis Penderita Sindrom Marfan, Ketahui Fakta Penyakit Ini

Health | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 07:25 WIB

Derita Sindrom Marfan, Gadis Pati Ini Buta Sebelah dan Jadi Korban Bullying

Derita Sindrom Marfan, Gadis Pati Ini Buta Sebelah dan Jadi Korban Bullying

Health | Kamis, 22 Agustus 2019 | 16:45 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB