4 Risiko Kesehatan Akibat Sering Pinjam Helm dan Bergiliran Memakainya

Silfa Humairah Utami

Selasa, 10 September 2019 | 07:54 WIB
4 Risiko Kesehatan Akibat Sering Pinjam Helm dan Bergiliran Memakainya
llustrasi meminjam helm. (Shutterstock)

Suara.com - 4 Risiko Kesehatan Akibat Sering Pinjam Helm dan Bergiliran Memakainya.

Penggunaan helm saat berkendara roda dua merupakan bagian penting dari peduli keselamatan. Helm melindungi kepala Anda dari cedera jika terjadi kecelakaan.

Namun, bagi Anda yang bukan pengendara atau hanya penumpang, sering kali meminjam helm khususnya jika menggunakan jasa ojek. Meski memberi perlindungan, meminjam helm orang lain atau memakai helm bergantian bisa menularkan berbagai penyakit lho.

Berikut berbagai penyakit yang bisa menular dari penggunaan helm secara bergantian dilansir dari Hello Sehat.

1. Kutu rambut

Kutu rambut hidup di kulit kepala, alis, bahkan bulu mata seseorang. Kutu ini memakan darah manusia sehingga menimbulkan rasa gatal. Jika terus digaruk, kulit kepala Anda bisa terluka.

Kutu rambut sangat mudah menular. Anda dapat ketularan jika meminjam helm yang sebelumnya dipakai oleh orang yang punya kutu rambut.

Kutu dapat loncat dari helaian rambut ke tali pengait helm atau kain pelindung bagian dalam helm dan singgah sementara di sana. Ketika Anda selanjutnya yang memakai helm itu, risiko tertular kutu rambut sangat besar.

2. Kurap

baca juga

Kurap merupakan salah satu jenis infeksi kulit kepala oleh jamur dermatofita. Infeksi ini bisa menyebabkan bercak kemerahan berbentuk cincin dan bersisik pada kulit. Bercak ini dapat menimbulkan rasa gatal, jika tidak diobati bisa menyebabkan kebotakan.

Menurut CDC, kurap dapat menular dari melalui benda-benda orang yang terinfeksi, seperti pakaian, handuk, topi, sisir, atau helm. Jadi, meminjam helm orang lain saat naik ojek bisa meningkatkan risiko Anda terkena kurap di kulit kepala.

3. Kudis

Selain kurap, kudis juga bisa menular dengan mudah. Kondisi ini terjadi akibat serangan parasit jenis Sarcoptes scabiei var. Hominis pada lapisan kulit.

Awalnya parasit kudis hanya menempel di permukaan kulit, sampai kemudian masuk ke sela-sela kulit dan bertelur di dalamnya. Kulit yang dihinggapi parasit kudis akan terasa gatal dan memunculkan ruam merah seperti jerawat.

Penyebaran penyakit kulit ini umumnya terjadi melalui kontak langsung berkepanjangan. Namun, bisa juga menyebar dari benda yang dipakai oleh orang yang terinfeksi. Itu artinya, jika Anda meminjam helm orang lain yang terinfeksi kudis, Anda akan berisiko terkena penyakit yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemotor di Sulses Tak Jadi Ditilang Karena Pakai Pisang, Kok Bisa?

Pemotor di Sulses Tak Jadi Ditilang Karena Pakai Pisang, Kok Bisa?

Otomotif | Rabu, 04 September 2019 | 13:05 WIB

Terbentur Besi Pembatas, Pemotor Hanya Memar di Jidat Meski Helmnya Pecah

Terbentur Besi Pembatas, Pemotor Hanya Memar di Jidat Meski Helmnya Pecah

Otomotif | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 15:18 WIB

Temuan Seru: Putra Bangsa Ciptakan Helm dari Tandan Kelapa Sawit

Temuan Seru: Putra Bangsa Ciptakan Helm dari Tandan Kelapa Sawit

Otomotif | Rabu, 28 Agustus 2019 | 14:08 WIB

Terkini

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:47 WIB

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:46 WIB

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:44 WIB

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:43 WIB

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:40 WIB

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:39 WIB

×