BJ Habibie Alami Gagal Jantung, Adakah Hubungannya dengan Bronkitis?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 12 September 2019 | 12:15 WIB
BJ Habibie Alami Gagal Jantung, Adakah Hubungannya dengan Bronkitis?
FOTO DOKUMENTASI. Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie melambaikan tangan saat akan menghadiri Sidang Tahunan MPR Tahun 2015 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015). Presiden BJ Habibie meninggal dunia pada hari Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pukul 18.05 WIB. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

Suara.com - Berpulangnya Presiden RI ketiga, Bachrudding Jusuf Habibie, membuat Indonesia kehilangan saah satu putra terbaiknya. BJ Habibie meninggal akibat gagal jantung di usia 83 tahun pada Rabu (11/9/2019).

Sebelum meninggal akibat gagal jantung, BJ Habibie memang sudah menderita sejumlah penyakit sejak muda. Salah satunya, dia pernah mengalami masalah saluran pernapasan utama yakni bronkitis padda 2017 silam.

Saat itu, Habibie menderita batuk parah hingga dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto. BJ Habibie harus menjalani pengobatan intensif dan beristirahat maksimal.

Setelah sembuh dari penyakit bronkitisnya itulah, BJ Habibie kembali dikarkan jatuh sakit akibat penyakit jantung sampai akhirnya meninggal dunia. Lantas, apakah ada hubungannya bronkitis dengan penyakit jantung BJ Habibie?

Melansir dari Medical News Today, orang yang menderita infeksi saluran pernapasan ringan maupun berat memang lebih berisiko terserang penyakit jantung.

BJ Habibie di depan makam Hasri Ainun. (@janethesss/instagram)
BJ Habibie di depan makam Hasri Ainun. (@janethesss/instagram)

Tim peneliti dari University of Sydney di Australia telah menyelidiki hubungan antara infeksi pernapasan dengan risiko penyakit jantung. Studi menemukan bahwa infeksi pernapasan seperti pneumonia, influenza dan bronkitis lebih mungkin meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa infeksi saluran pernapasan bisa memicu serangan jantung. Secara keseluruhan, 17 persen pasien mengatakan memiliki gejala infeksi pernapasan hingga 7 hari sebelum serangan jantung.

Sedangkan, sebanyak 21 persen pasien lainnya mengalami infeksi pernapasan dalam 31 hari. Artinya, risiko serangan jantung pada pasien infeksi pernapasan ringan 13 kali lebih tinggi dari rata-rata.

Ilustrasi kesehatan jantung. (Shutterstock)

Sebaliknya, risiko serangan jantung 17 kali lebih tinggi dalam 7 hari pertama setelah infeksi saluran pernapasan.

baca juga

"Alasan mengapa infeksi pernapasan dapat memicu serangan jantung karena peningkatan kecenderungan pembekuan darah, peradangan, racun perusak pembuluh darah dan perubahan aliran darah."

"Pesan kami, orang perlu menyadari bahwa infeksi pernapasan bisa menyebabkan masalah koroner," jelas Profesor Tofler, ahli jantung di University of Sydney, Rumah Sakit Royal North Shore dan Heart Research Autralia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ester Gayatri, Pilot Wanita Pertama Gatot Kaca N250 Kenang Habibie

Ester Gayatri, Pilot Wanita Pertama Gatot Kaca N250 Kenang Habibie

News | Kamis, 12 September 2019 | 11:49 WIB

Berpeci Hitam, SBY Melayat ke Rumah Duka BJ Habibie

Berpeci Hitam, SBY Melayat ke Rumah Duka BJ Habibie

Foto | Kamis, 12 September 2019 | 11:42 WIB

Habibie Meninggal, Polda Metro Jaya Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Habibie Meninggal, Polda Metro Jaya Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Kamis, 12 September 2019 | 11:34 WIB

Intip Harta Peninggalan Habibie, Ada Mobil Mewah Antik Hingga Gedung Tinggi

Intip Harta Peninggalan Habibie, Ada Mobil Mewah Antik Hingga Gedung Tinggi

Bisnis | Kamis, 12 September 2019 | 11:29 WIB

Terkini

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

Oven Mini Votre Harga Berapa? Ini Spesifikasi dan Review Penggunanya

Oven Mini Votre Harga Berapa? Ini Spesifikasi dan Review Penggunanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

Motor Istri Dibegal, Holli Kejar dan Tabrak Pelaku hingga Tewas di Lumajang

Motor Istri Dibegal, Holli Kejar dan Tabrak Pelaku hingga Tewas di Lumajang

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

Manajer Persija Titip Pesan untuk 5 Pemain di Timnas Indonesia: Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Manajer Persija Titip Pesan untuk 5 Pemain di Timnas Indonesia: Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:43 WIB

Bergson Jadi Andalan, Eks Kapten Malaysia Justru Beri Peringatan Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Bergson Jadi Andalan, Eks Kapten Malaysia Justru Beri Peringatan Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:42 WIB

Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal

Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 14:40 WIB

Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang

Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:40 WIB

Promo 10.10 di Shopee, Ada Bocoran Ekstra Diskon dari BRI

Promo 10.10 di Shopee, Ada Bocoran Ekstra Diskon dari BRI

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 14:37 WIB

Hadapi Era Digitalisasi, Menteri PANRB: Lulusan BSSN Dituntut Jadi Benteng Pertahanan Siber Negara

Hadapi Era Digitalisasi, Menteri PANRB: Lulusan BSSN Dituntut Jadi Benteng Pertahanan Siber Negara

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:36 WIB

5 Rahasia Tetap Bahagia di Tempat Kerja Meski Rutinitas Sedang Membosankan

5 Rahasia Tetap Bahagia di Tempat Kerja Meski Rutinitas Sedang Membosankan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:36 WIB

×