Heboh Keracunan Massal di Sukabumi, Apa yang Buat Makanan Jadi Beracun?

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 13 September 2019 | 15:40 WIB
Heboh Keracunan Massal di Sukabumi, Apa yang Buat Makanan Jadi Beracun?
Ilustrasi makan. (Pixabay/Hans)

Suara.com - Peristiwa keracunan massal di Sukabumi tengah menjadi perhatian publik. Ratusan warga dari berbagai daerah di Sukabumi diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi nasi uduk di acara tahlilan.

Akibat keracunan makanan itu, ratusan warga menjalani rawat inap dan 2 orang dinyatakan meninggal dunia.

Kronologis awalnya, sejumlah warga yang mengalami keracunan makanan ini baru saja mengonsumsi nasi uduk di acara syukuran yang diselenggarakan salah stau warga.

"Warga yang menghadiri syukuran ini diperbolehkan langsung memakannya di tempat syukuran, dan ada juga yang dibawa pulang," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi.

Nasi uduk disajikan dengan lauk telur dan kuah rendang. Ketika mengonsumsi nasi uduk, mereka mengaku tidak merasa tanda-tanda apapun. Selang beberapa jam, mereka baru merasakan sakit perut.

Esok harinya, mereka mulai mengalami mual, pusing, muntah hingga sering buang air besar. Saat itulah mereka langsung dilarikan ke rumah sakit.

Meski begitu, polisi masih menyelidiki penyebab ratusan warga Sukabumi keracunan massal yang diduga setelah mengonsumsi nasi uduk.

Perlu Anda ketahui juga keracunan makanan bisa disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit. Tiga hal tersebut bisa bersarang di dalam makanan apapun. Meskipun beberapa makanan lebih rentan mengandung 3 parasit tersebut.

Melansir dari Healthline.com, salah satu yang menyebabkan seseorang keracunan makanan adalah proses memasaknya yang tidak sempurna. Apalagi jika makanan tersebut bersentuhan dengan organisme dalam feses.

baca juga

Seperti makanan daging, telur dan produk susu yang lebih rentan terkontaminasi. Bahkan air juga bisa terkontaminasi oleh organisme yang menyebabkan penyakit hingga keracunan.

Sehingga proses pengolahan makanan tersebut harus diperhatikan sejak awal persiapan. Anda harus mencuci tangan bersih sebelum memulai masak.

Ilustrasi mual. (Shutterstock)
Ilustrasi mual. (Shutterstock)

Hal ini sama persis yang disampikan oleh Hellosehat, beberapa kesalahan dalam proses memasak bisa menyebabkan makanan beracun.

1. Mencairkan makanan beku di ruangan terbuka

Makanan beku tidak boleh dicairkan dalam suhu ruangan. Karena suhu ruangan adala lingkungan yang idel untuk bakteri berkembang biak.

2. Mencuci daging yang masih mentah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Foto Gibran di Turunkan di Ruangan Wakil Ketua DPRD Sukabumi

Alasan Foto Gibran di Turunkan di Ruangan Wakil Ketua DPRD Sukabumi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Kronologis Aksi Turunkan Foto Gibran di DPRD Sukabumi

Kronologis Aksi Turunkan Foto Gibran di DPRD Sukabumi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Sukabumi Turunkan Foto Wapres Gibran Usai Putusan MK soal Ijazah SMA

Wakil Ketua DPRD Sukabumi Turunkan Foto Wapres Gibran Usai Putusan MK soal Ijazah SMA

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:16 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Video | Senin, 21 September 2026 | 15:04 WIB

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:08 WIB

Jalan Sore Sambil Pukul Panci, Ibu-Ibu di Jogja: Stop MBG, Negara Jangan Budek

Jalan Sore Sambil Pukul Panci, Ibu-Ibu di Jogja: Stop MBG, Negara Jangan Budek

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:29 WIB

Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG 30 Hari

Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG 30 Hari

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 12:39 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×