Masih Ada Diskriminasi, Ini Beban Kompleks Wanita Pengidap HIV di Indonesia

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Rabu, 02 Oktober 2019 | 17:19 WIB
Masih Ada Diskriminasi, Ini Beban Kompleks Wanita Pengidap HIV di Indonesia
Ilustrasi perempuan pengidap HIV (Shutterstock)

Suara.com - HIV/AIDS menjadi salah satu penyakit yang masih dianggap buruk di kalangan masyarakat, terutama jika diidap oleh perempuan. Bahkan, hingga kini pengidap juga masih mendapat perlakuan diskriminasi dari masyarakat.

Berdasarkan estimasi dan proyeksi Kementrian Kesehatan dan United Nations Programme on HIV and AIDS (UNAIDS) Indonesia, sebanyak 640 ribu masyarakat Indonesia diketahui merupakan ODHA.

Jumlah tersebut terdiri dari dari 62% laki-laki, 35% perempuan, serta 3% anak berysia 0-14 tahun.

Meski lebih rendah dari lelaki, perempuan dinilai semakin rentan terhadap HIV. Sebab, mereka merupakan pasangan dari populasi kunci.

Populasi kunci merupakan populasi yang bisa berisiko terkena HIV. Misalnya, perempuan ini merupakan pasangan pekerja seksual, pengguna NAPZA suntik, atau pasangan dari lelaki yang suka sesama jenis.

Krittawayan Booto dalam acara ICIFPRH di Yogyarakarta, Selasa (2/10/2019)
Krittawayan Boonto dalam acara ICIFPRH di Yogyarakarta, Selasa (2/10/2019)

"Beban HIV pada perempuan memang kompleks. Hidup sebagai perempuan, sudah menjadi beban karena masyarakat Indonesia yang patriakis, maaf, menyebabkan perempuan banyak bergantung pada pasangannya," papar Krittayawan Tina Boonto, Country Director UNAIDS Indonesia saat menjadi pembicara dalam Konferensi Internasional Pertama mengenai Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Indonesia di Yogyakarta, Selasa (2/10/2019).

Menurutnya, hal ini juga memengaruhi perempuan dalam mendapatkan akses layanan kesehatan serta memenuhi kebutuhan reproduksi dan seksual. Perempuan ODHA masih sering diabaikan dalam kebijakan dan layanan kesehatan.

Ilustrasi virus HIV. (Shutterstock)
Ilustrasi virus HIV. (Shutterstock)

Cakupan pencegahan penularan dari ibu ke anak juga dinilai masih rendah. Padahal, penularan HIV pada anak dari ibu pengidap HIV dapat dicegah melalui pemberian obat ARV.

"Namun jumlah ibu hamil dengan HIV yang berobat masih kurang dari 20% di Indonesia," lanjutnya.

baca juga

Krittayawan menambahkan, diskriminasi yang terjadi juga berkaitan dengan stigma buruk masyarakat yang menganggap pengidap HIV tidak bermoral.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konferensi Internasional Pertama Keluarga Berencana Digelar di Yogyakarta

Konferensi Internasional Pertama Keluarga Berencana Digelar di Yogyakarta

Health | Senin, 30 September 2019 | 19:30 WIB

Singapura Vonis Warga AS yang Bocorkan Belasan Ribu Data Pengidap HIV

Singapura Vonis Warga AS yang Bocorkan Belasan Ribu Data Pengidap HIV

News | Senin, 30 September 2019 | 13:49 WIB

Terserang Stroke, Ini yang Terjadi pada 7 Bagian Tubuh!

Terserang Stroke, Ini yang Terjadi pada 7 Bagian Tubuh!

Health | Rabu, 25 September 2019 | 14:35 WIB

Jika Disahkan, RUU KUHP Bisa Ganggu Pencegahan HIV-AIDS dan Program KB

Jika Disahkan, RUU KUHP Bisa Ganggu Pencegahan HIV-AIDS dan Program KB

Health | Selasa, 24 September 2019 | 12:55 WIB

Terkini

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

×