Peran Kearifan Lokal dalam Pemulihan Trauma Anak Korban Kerusuhan Wamena

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 04 Oktober 2019 | 05:05 WIB
Peran Kearifan Lokal dalam Pemulihan Trauma Anak Korban Kerusuhan Wamena
Warga mengungsi di Mapolres Jayawijaya saat terjadi aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019). [ANTARA FOTO/Marius Wonyewun]

Suara.com - Peran Kearifan Lokal dalam Pemulihan Trauma Anak-anak Korban Kerusuhan Wamena

Tidak kurang dari 31 orang tewas, dan puluhan lainnya luka-luka akibat kerusuhan di Wamena Papua. Kerusuhan yang terjadi berisiko menyebabkan trauma di benak warga yang menyaksikan peristiwa itu.

Mengkhawatirkannya, sebagian dialami anak-anak yang terpaksa kehilangan orang tuanya. Apalagi jika mereka menyaksikan secara langsung. Lalu apa yang bisa dilakukan untuk membantu mereka bebas dari rasa trauma?

Pakar Psikologi Dr. Endang Mariani M.PSi mengatakan jika keadaan sudah seperti itu, maka sudah tidak lagi kondusif untuk melakukan sesi konsultasi untuk mendiagnosis trauma atau tidaknya seseorang terhadap suatu peristiwa. Alih-alih konsultasi, pendekatan kearifan lokal, dan peran para mamak-mamak lebih dibutuhkan.

"Jadi kalau perempuannya itu sehat, secara jasmani maupun rohani, sehat, mereka akan bisa bantu, di sana perempuan dangan di hargai," ujar Dr. Endang di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) di Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019).

Terlepas masih banyaknya ditemukan pelanggaran HAM kepada perempuan di tanah Papua. Namun berdasarkan penelitian yang pernah Dr. Endang dan rekannya lakukan saat ke Manokwari karena bencana gempa bumi, mereka menemukan perempuan punya dukungan luar biasa dalam mengobati bencana.

Kearifan lokal yang disoroti Dr. Endang misalnya seumpama makanan Sagu atau dikenal Papeda, makanan khas Papua yang jadi andalan mamak mamak. Seperti filosofinya sagu yang berarti melekatkan kembali, bersatu membangun kembali yang telah rusak.

Papeda, makanan khas Papua yang terbuat dari sagu. (Foto: suara.com/Dinda Rachmawati)
Papeda, makanan khas Papua yang terbuat dari sagu. (Foto: suara.com/Dinda Rachmawati)

"Contohnya misalnya dengan peran mamak-mamak perempuan, mereka kan punya sagu, sagu filosopinya itu melekatkan. Papeda, lem filosopi sagu yang bisa kita angkat, kalau mamak mamak ini berkumpul, makan bersama dan sebagiannya," ungkap Dr. Endang.

baca juga

Setelah kebersamaan terjalin, kemudian para relawan petugas medis dan psikolog bisa masuk dan mengarahkan agar stres, rasa sedih, berkabung, bahkan trauma bisa terlampiaskan dengan kegiatan kebersamaan. Seperti mengobrol, membuat masakan, dan sebisa mungkin tidak mengingat masalah yang baru terjadi.

"Karena dengan kebersamaan yang namanya stres dan mungkin juga trauma itu bisa direalese, sebenernya ada beberapa cara emosional freedom teknik atau emosional stress realese yang mungkin bisa diberikan ke masyarakat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter-dokter di Papua Jawab Isu Soal Keamanan, Apa Kata Mereka?

Dokter-dokter di Papua Jawab Isu Soal Keamanan, Apa Kata Mereka?

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:28 WIB

Cerita Widodo yang Anaknya Diselamatkan Warga Papua Saat Kerusuhan Wamena

Cerita Widodo yang Anaknya Diselamatkan Warga Papua Saat Kerusuhan Wamena

Jatim | Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:19 WIB

Pasca Kerusuhan, Seratusan Lebih Warga Lumajang di Wamena Minta Kembali

Pasca Kerusuhan, Seratusan Lebih Warga Lumajang di Wamena Minta Kembali

Jatim | Kamis, 03 Oktober 2019 | 16:40 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×