Dokter-dokter di Papua Jawab Isu Soal Keamanan, Apa Kata Mereka?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:28 WIB
Dokter-dokter di Papua Jawab Isu Soal Keamanan, Apa Kata Mereka?
Suasana kedatangan pengungsi dari Wamena di Lanud Silas Papare (ANTARA News Papua/HO/Lanud Silas Papare)

Suara.com - Dokter-dokter di Papua Jawab Isu Soal Keamanan, Apa Kata Mereka?

Kesedihan mendalam mendera dunia kedokteran Indonesia, akibat tewasnya seorang dokter kerusuhan di Wamena, Papua beberapa waktu lalu. Disadari atau tidak, peristiwa itu menjatuhkan mental para dokter yang bertahan di Wamena di tengah tenaga medis yang sangat terbatas.

"Saya sangat menyesalkan dan mengutuk peristiwa pembunuhan terhadap dokter yang telah lama mengabdi di Papua. Untuk para dokter teman sejawat, mudah-mudahan kekerasan rekan sejawat kita tidak melemahkan semangat kita untuk mau memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Wamena dan sekitarnya," ujar Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB di Ruang Senat Akademik FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis, (3/10/2019).

Kerusuhan yang telah menelan dokter sebagai korban, lantas membuat FKUI ingin memantau langsung keadaan tenaga medis di Papua dengan menggelar teleconference bersama beberapa dokter FKUI yang bekerja di Papua.

Meski tidak ada dokter perwakilan Wamena, dalam teleconference dokter yang bekerja di 7 wilayah Papua seperti Jayapura, Nabire, Fakfak, Keyen, dan Manokwari. Mayoritas dokter mengatakan kondisi Papua cenderung aman.

"Kalau di Papua cenderung aman kami di sini, masyarakat juga melindungi kami sebagai dokter. Mungkin kami yang di Papua lebih seram melihat kejadian di Jakarta mungkin," ujar dr. Rizky Aniza Winanda, SpKJ, dari RSUD Scholoo Keyen, Sorong, dalam teleconferencenya.

Dokter di Papua melakukan teleconference bersama perwakilan dari FKUI, Kamis (3/10/2019). (Suara.com/Dini Afrianti)
Dokter di Papua melakukan teleconference bersama perwakilan dari FKUI, Kamis (3/10/2019). (Suara.com/Dini Afrianti)

Adanya isu eksodus atau dokter yang meninggalkan Papua karena kerusuhan ini, juga dibantah para dokter ini dalam teleconferencenya. Mereka mengaku tetap berusaha bekerja maksimal, meski diakui banyak menemukan rasa trauma masyarakat yang diungsikan keluar Wamena.

"Di sini sampai saat ini sekalipun saya tidak mendengar kabar adanga eksodus dokter dari Papua. Adapun bala bantuan medis dikumpulkan dan diangkut untuk diperbantukan di Wamena," tegas dr. Samuel Basro, SpPD dari RS Provita Jayapura.

Gugurnya sejawat dokter di Wamena tidak lantas menurunkan komitmen FKUI untuk membantu masyarakat Papua. FKUI terus mengirim staf pengajar terbaik membantu mengajar anak-anak Papua menjadi dokter melalui program pengampunan di Fakultas Kedokteran Universitas Papua dan berangkat ke Sorong.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Widodo yang Anaknya Diselamatkan Warga Papua Saat Kerusuhan Wamena

Cerita Widodo yang Anaknya Diselamatkan Warga Papua Saat Kerusuhan Wamena

Jatim | Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:19 WIB

Pasca Kerusuhan, Seratusan Lebih Warga Lumajang di Wamena Minta Kembali

Pasca Kerusuhan, Seratusan Lebih Warga Lumajang di Wamena Minta Kembali

Jatim | Kamis, 03 Oktober 2019 | 16:40 WIB

Pemprov Jabar Bantu Pulangkan 50 Warganya yang Terdampak Kerusuhan Wamena

Pemprov Jabar Bantu Pulangkan 50 Warganya yang Terdampak Kerusuhan Wamena

Jabar | Kamis, 03 Oktober 2019 | 16:15 WIB

Terkini

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB