Ini 3 Kiat Mendorong Anak untuk Meraih Cita-Citanya

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Ini 3 Kiat Mendorong Anak untuk Meraih Cita-Citanya
Mendorong Anak untuk Meraih Cita-Citanya. (Shutterstock)

Karena tak ada yang lebih membahagiakan orang tua daripada melihat anak berhasil menggapai mimpinya.

Suara.com - Setiap anak memiliki kesempatan untuk bisa unggul dalam meraih mimpi mereka. Hal ini, menurut Konselor dan pemerhati anak, Muhammad Agus Syafii, sebenarnya tergantung bagaimana orang tua untuk mengarahkannya.

Dalam acara bertema 'Indahnya Qalbu' yang dihelat Rumah Amalia, rumah belajar bagi anak yatim dan duafa beberapa waktu lalu, ia mengatakan jika ada tiga hal yang bisa menjadikan anak unggul dalam meraih mimpi mereka.

"Pertama, anak-anak harus diajarkan agar mereka menjadi diri sendiri. Menjadi diri sendiri sangat penting, sehingga saat mereka mengidolakan satu figur, dia tidak melepaskan jati dirinya. Jadi siapapun idola kita, yang jadi panutan kita, anak-anak harus ditanamkan agar mereka bisa menjadi diri mereka sendiri," jelasnya berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima.

Kedua, lanjut lelaki yang juga pendiri Rumah Amalia ini, anak-anak harus diajarkan untuk memiliki fresh minded. Fresh minded adalah cara berpikir yang selalu segar atau baru. Agus mengatakan, anak harus diberi semangat untuk mencari, menggali, dan menemukan sesuatu yang baru. Jadi, anak-anak tidak hanya sekedar mengulang dari apa yang sudah kita ajarkan pada mereka.

Ketiga, kata dia anak-anak harus menjadi generasi proaktif. "Generasi yang unggul pada dasarnya harus proaktif bukan reaktif. Kita harus membangun anak sebagai generasi proaktif. Di mana dia bekerja bukan atas dasar perintah, tapi atas dasar keinginan dalam dirinya sendiri," jelasnya.

Contoh, lanjut dia, anak bisa memiliki kesadaran membersihkan kamarnya sendiri atau sekolah dengan semangat, tidak hanya sekedar belajar yang diajarkan guru dan diperintahkan orang tua, tapi juga menjadikan sekolah sebagai tempatnya bersosialiasi dengan teman-temannya.

Selain tiga hal tersebut, Agus juga berpesan agar orang tua bisa mengajarkan anak mengenai kesuksesan, bukanlah semata-mata hal yang menyangkut materi. Kesuksesan adalah saat mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, kreativitas, dan memegang teguh kepercayaan orang lain.

"Selain mengubah mindset jika materi bukan segalanya, anak-anak harus diperkenalkan dengan diksi-diksi atau perkataan optimis. Ucapan ini adalah ucapan yang membangun motivasi di dalam dirinya," ungkapnya.

Sebagai rumah belajar yang berdomisili di daerah Ciledug Tangerang yang berdiri sejak tahun 2006 dan mempunyai 90 anak didik, Rumah Amalia selalu berkomitmen untuk membantu anak didiknya meraih mimpi dengan cara yang unggul dan berakhlak.

Beberapa di antaranya dengan melakukan berbagai kegiatan berupa sharing motivasi serta berinteraksi dengan sosok-sosok inspiratif bersama anak anak Rumah Amalia.

"Harapan kami dengan diadakannya kegiatan ini, kami dapat menanamkan wawasan serta kisah inspiratif kepada anak anak. Setiap hal berawal dari sebuah mimpi yang harus kita kejar dengan semangat dan kerja keras, maka kita bisa meraih mimpi dan mewujudkannya dalam kehidupan nyata" tutup Agus.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS