Ini 3 Kiat Mendorong Anak untuk Meraih Cita-Citanya

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 10:09 WIB
Ini 3 Kiat Mendorong Anak untuk Meraih Cita-Citanya
Mendorong Anak untuk Meraih Cita-Citanya. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap anak memiliki kesempatan untuk bisa unggul dalam meraih mimpi mereka. Hal ini, menurut Konselor dan pemerhati anak, Muhammad Agus Syafii, sebenarnya tergantung bagaimana orang tua untuk mengarahkannya.

Dalam acara bertema 'Indahnya Qalbu' yang dihelat Rumah Amalia, rumah belajar bagi anak yatim dan duafa beberapa waktu lalu, ia mengatakan jika ada tiga hal yang bisa menjadikan anak unggul dalam meraih mimpi mereka.

"Pertama, anak-anak harus diajarkan agar mereka menjadi diri sendiri. Menjadi diri sendiri sangat penting, sehingga saat mereka mengidolakan satu figur, dia tidak melepaskan jati dirinya. Jadi siapapun idola kita, yang jadi panutan kita, anak-anak harus ditanamkan agar mereka bisa menjadi diri mereka sendiri," jelasnya berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima.

Kedua, lanjut lelaki yang juga pendiri Rumah Amalia ini, anak-anak harus diajarkan untuk memiliki fresh minded. Fresh minded adalah cara berpikir yang selalu segar atau baru. Agus mengatakan, anak harus diberi semangat untuk mencari, menggali, dan menemukan sesuatu yang baru. Jadi, anak-anak tidak hanya sekedar mengulang dari apa yang sudah kita ajarkan pada mereka.

Ketiga, kata dia anak-anak harus menjadi generasi proaktif. "Generasi yang unggul pada dasarnya harus proaktif bukan reaktif. Kita harus membangun anak sebagai generasi proaktif. Di mana dia bekerja bukan atas dasar perintah, tapi atas dasar keinginan dalam dirinya sendiri," jelasnya.

Contoh, lanjut dia, anak bisa memiliki kesadaran membersihkan kamarnya sendiri atau sekolah dengan semangat, tidak hanya sekedar belajar yang diajarkan guru dan diperintahkan orang tua, tapi juga menjadikan sekolah sebagai tempatnya bersosialiasi dengan teman-temannya.

Selain tiga hal tersebut, Agus juga berpesan agar orang tua bisa mengajarkan anak mengenai kesuksesan, bukanlah semata-mata hal yang menyangkut materi. Kesuksesan adalah saat mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, kreativitas, dan memegang teguh kepercayaan orang lain.

"Selain mengubah mindset jika materi bukan segalanya, anak-anak harus diperkenalkan dengan diksi-diksi atau perkataan optimis. Ucapan ini adalah ucapan yang membangun motivasi di dalam dirinya," ungkapnya.

Sebagai rumah belajar yang berdomisili di daerah Ciledug Tangerang yang berdiri sejak tahun 2006 dan mempunyai 90 anak didik, Rumah Amalia selalu berkomitmen untuk membantu anak didiknya meraih mimpi dengan cara yang unggul dan berakhlak.

Beberapa di antaranya dengan melakukan berbagai kegiatan berupa sharing motivasi serta berinteraksi dengan sosok-sosok inspiratif bersama anak anak Rumah Amalia.

"Harapan kami dengan diadakannya kegiatan ini, kami dapat menanamkan wawasan serta kisah inspiratif kepada anak anak. Setiap hal berawal dari sebuah mimpi yang harus kita kejar dengan semangat dan kerja keras, maka kita bisa meraih mimpi dan mewujudkannya dalam kehidupan nyata" tutup Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakina Ahmad,  Pesilat Perempuan Muslim Asal Amerika

Sakina Ahmad, Pesilat Perempuan Muslim Asal Amerika

Video | Senin, 20 Mei 2019 | 20:52 WIB

Beraksi Layaknya 'Superman',  Atlet Lari Amerika Ini Raih Medali Emas

Beraksi Layaknya 'Superman', Atlet Lari Amerika Ini Raih Medali Emas

Bola | Jum'at, 17 Mei 2019 | 08:22 WIB

Gadis Mungil Ingin Jadi Pemadam Kebakaran, Ibunya Lakukan Aksi Ini

Gadis Mungil Ingin Jadi Pemadam Kebakaran, Ibunya Lakukan Aksi Ini

Lifestyle | Kamis, 31 Januari 2019 | 12:20 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB