Benarkah Terlalu Lama Bekerja Bisa Sebabkan Kebotakan? Ini Jawabannya!

Vika Widiastuti

Senin, 28 Oktober 2019 | 09:30 WIB
Benarkah Terlalu Lama Bekerja Bisa Sebabkan Kebotakan? Ini Jawabannya!
Ilustrasi kebotakan, rambut rontok atau kerontokan rambut. (Shutterstock)

Suara.com - Jam kerja yang panjang dan tekanan yang tinggi selama ini dikaitkan dengan stres, kurang tidur, migrain, hingga depresi. Namun baru-baru ini, para ilmuan di Korea Selatan menemukan stres akibat bekerja berjam-jam bisa merusak folikel rambut pria.

Dalam studi ini, para ilmuan di Sungkyunkwan University menganalisis 13.391 laki-laki yang dipekerjakan antara 2013 dan 2017. Mereka berusia antara 20 sampai 59 tahun.

Dilansir dari medicaldaily, para peserta dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu pekerja "normal" atau bekerja selama 40 jam seminggu, pekerja "lama" atau bekerja hingga 52 jam di kantor dan pekerja "jauh lebih lama" atau yang bekerja lebih dari 52 jam dalam seminggu.

Para peneliti menemukan, peserta berusia 20an sampai 30an tahun yang bekerja setidaknya 52 jam seminggu, dua kali lebih mungkin mengalami alopecia dibanding peserta yang bekerja kurang dari jam tersebut seminggu.

Risiko alopecia atau kerontokan rambut meningkat hampir 4 persen pada kelompok "lebih lama" dibanding kelompok "lama" yang hanya 3 persen dan kelompok "normal" yang 2 persen. Hasilnya tetap sama setelah peneliti menyesuaikannya dengan pendapatan, merokok, dan status perkawinan.

Ilustrasi bekerja.(Unsplash/Annie S)
Ilustrasi bekerja.(Unsplash/Annie S)

Menurut studi ini, terlalu lama menghabiskan waktu di kantor bisa menyebabkan stres hebat yang merusak folikel rambut. Stres kemungkinan juga mendorong folikel rambut memasuki fase "catagen" atau tahap transisi antara rambut aktif tumbuh dan ketika beristirahat.

Selain itu, kerontokan rambut juga disebabkan karena testosteron menghasilkan produk sampingan yang disebut dihidrotestosteron yang menyebabkan folikel rambut menyusut.

"Hasil penelitian ini menunjukkan jam kerja yang panjang secara signifikan terkait dengan peningkatan perkembangan alopecia pada pekerja laki-laki," kata penulis utama Dr. Kyung-Hun Son.

Menurutnya, perlu adanya batasan jam kerja untuk mencegah terjadinya alopecia, terutama pada pekerja yang muda sekitar berusia 20 dan 30 tahun, usia di mana kerontokan mulai muncul.

baca juga

Dr. Son mengatakan, banyak penelitian sebelumnya yang mengungkapkan mekanisme perkembangan alopecia karena stres. Percobaan pada tikus telah menunjukkan bahwa stres secara signifikan telah menghambat pertumbuah folikel rambut, aktivitas siklus catagen, dan kerusakan folikel rambut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?

Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness

Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan

Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri

Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Bekerja untuk Hidup atau Hidup untuk Bekerja? Menggugat Obsesi pada Produktivitas

Bekerja untuk Hidup atau Hidup untuk Bekerja? Menggugat Obsesi pada Produktivitas

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:40 WIB

Sering Ngantuk saat Kerja? Coba 9 Tips Ini agar Tetap Fokus tanpa Harus Minum Kopi

Sering Ngantuk saat Kerja? Coba 9 Tips Ini agar Tetap Fokus tanpa Harus Minum Kopi

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:46 WIB

Bertahan atau Resign? Dilema yang Menghantui Pekerja di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Bertahan atau Resign? Dilema yang Menghantui Pekerja di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:00 WIB

Drama China Fated Hearts: Dua Musuh Bekerja Sama dalam Satu Misi

Drama China Fated Hearts: Dua Musuh Bekerja Sama dalam Satu Misi

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 15:00 WIB

5 Manfaat Memutar Musik saat Kerja, Bantu Kurangi Stres dan Tingkatkan Produktivitas

5 Manfaat Memutar Musik saat Kerja, Bantu Kurangi Stres dan Tingkatkan Produktivitas

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:15 WIB

Banyak Ibu Mengalaminya, Ini Kisah Bangkit dari Kerontokan Rambut Pascapersalinan

Banyak Ibu Mengalaminya, Ini Kisah Bangkit dari Kerontokan Rambut Pascapersalinan

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×