Akibat Terlalu Banyak Duduk Saat Bekerja, Pria Ini Lumpuh Seumur Hidup

Rabu, 23 Oktober 2019 | 20:50 WIB
Akibat Terlalu Banyak Duduk Saat Bekerja, Pria Ini Lumpuh Seumur Hidup
Ilustrasi lelaki lumpuh (Shutterstock)

Suara.com - Duduk terlalu lama, terlebih tidak dibarengi dengan banyak bergerak dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang. Seperti yang terjadi pada lelaki 35 tahun ini.

Liu, lelaki asal China yang bekerja di perusahaan belanja online, menghabiskan waktu bertahun-tahun duduk di depan komputer setiap harinya.

Hingga suatu hari, pada 1 Oktober 2019 lalu ia didiagnosis dengan stenosis spinal cervical atau stenosis spinal, kondisi ketika kanal pelindung tulang belakang menyempit akibat degeneratif atau trauma.

Stenosis spinal merupakan menyempitnya ruang tulang leher belakang. Hal ini bisa menyebabkan terganggunya fungsi tulang belakang dan menimbulkan nyeri, mati rasa, kaku, atau rasa lemas pada leher, lengan dan kaki, menurut Hellosehat.

Kemudian ia pergi ke tukang pijat untuk mengatasi rasa sakitnya. Tapi, keesokan paginya ia justru harus dibawa ke rumah sakit.

Berdasarkan laporan medis, masalah tulang pada Liu sudah menumpuk selama bertahun-tahun karena dia sering melihat ke bawah ketika bekerja dan menyebabkan ketegangan di lehernya.

Ilustrasi lelaki bekerja di rumah. [Shuttterstock]
Ilustrasi lelaki bekerja [Shuttterstock]

Satu tahun yang lalu, Liu sebenarnya sempat dirawat di rumah sakit akibat merasa tidak nyaman di leher dan area tubuh bagian atasnya.

Pemindaian MRI saat itu menunjukkan bagian antara cakram serviks (yang berada di tulang belakang) mengalami kondisi yang buruk dan perlu dioperasi.

Namun, melansir World of Buzz, karena keluarganya konservatif dan tradisional mereka memilih pijat dan akupunktur untuk merawat Liu.

Baca Juga: Santap Daging Sapi Beku, Bocah 10 Tahun Lumpuh dan Meninggal

Sampai akhirnya tahun ini, kondisi Liu menjadi lebih buruk. Ia tidak dapat menggerakan anggota tubuh bagian bawahnya, sehingga ia meminta keluarganya untuk membawanya ke rumah sakit.

Hasil pemeriksaan CT Scan memperlihatkan kanal tulang belakang di leher Liu menyempit secara tidak normal dan menjepit sarafnya yang menyebabkan kelemahan pada tungkai bawahnya.

Sayangnya, bahkan setelah ia dioperasi, Liu masih tidak bisa menggerakkan anggota tubuh bagian bawah dan dokter mengatakan kemungkinan ia tidak bisa lagi menggunakan kakinya seumur hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Sejarah Otomotif: Siapa Penemu Mobil Pertama di Dunia?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI