Menganalisis Gaya Kepemimpinan Menteri Nadiem Makarim Lewat Tanda Tangannya

Ririn Indriani

Selasa, 29 Oktober 2019 | 07:30 WIB
Menganalisis Gaya Kepemimpinan Menteri Nadiem Makarim Lewat Tanda Tangannya
Mendikbud Nadiem Makarim saat acara Lepas Sambut di Kemendikbud, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Hadirnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dari generasi milenial di Kabinet Indonesia Maju periode 2019–2024, diharapkan dapat membawa udara segar di sistem pendidikan Indonesia.

Meski demikian, Nadiem Makarim mengakui, sebagai menteri termuda di Kabinet Jokowi Jilid 2, ada sejumlah pihak yang mempertanyakan kapasitasnya dalam bidang pendidikan.Ini dikarenakan latar belakangnya sebagai pendiri startup yang tak bersentuhan dengan dunia pendidikan.

"Apakah ada yang mempertanyakan kemampuan saya dengan tanggung jawab sebesar ini? Pasti. Apakah saya bisa memenuhi ekspektasi masyarakat yang begitu tinggi pada saya? Waktu yang akan menjawab," kata Nadiem Makarim saat menyampaikan sambutan di peringatan Hari Sumpah Pemuda di kantor Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Terlepas dari hal tersebut, ada hal menarik yang ingin diketahui oleh rakyat Indonesia selama Nadiem Makarim menjadi Mendikbud, satu di antaranya adalah gaya kepemimpinan sang menteri milenial.

Tanda tangan Nadeim Makarim yang kini menjabat sebagai Mendikbud. (https://tatangsuhadi.wordpress.com)
Tanda tangan Nadiem Makarim yang kini menjabat sebagai Mendikbud. (https://tatangsuhadi.wordpress.com)

Nah, salah satu cara yang bisa dipakai untuk menganalisis gaya kepemimpinan Nadiem Makarim adalah melalui tanda tangannya.

Pakar Grafologi, Deborah Dewi mengatakan bahwa untuk menganalisis karakter seseorang lewat tanda tangannya menggunakan model analisa Idiosinkratik.

"Model analisa Idiosinkratik menggambarkan bahwa pengambilan keputusan sebuah kebijakan hingga bagaimana sebuah sistem terbentuk itu erat kaitannya dengan pengaruh karakter pemimpinnya," tulis Deborah Dewi melalui surat elektronik yang dikirim kepada Suara.com.

Jadi, sambung Deborah, wajar jika karakter Nadiem Makarim akan turut mempengaruhi pembentukan hingga arah sistem pendidikan di Indonesia setidaknya hingga 5 tahun ke depan.

Lantas, bagaimanakah karakter dan gaya kepemimpinan tokoh yang akan ikut menentukan kompas edukasi di Indonesia ini? 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenalan dengan Pegawai Kemdikbud, Nadiem Dipanggil 'Mas Menteri'

Kenalan dengan Pegawai Kemdikbud, Nadiem Dipanggil 'Mas Menteri'

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 12:54 WIB

Menebak Alasan Jokowi Tunjuk Nadiem Makarim sebagai Mendikbud

Menebak Alasan Jokowi Tunjuk Nadiem Makarim sebagai Mendikbud

Tekno | Kamis, 24 Oktober 2019 | 21:16 WIB

Guyonan Kocak Warganet soal Nadiem Makarim Jabat Mendikbud

Guyonan Kocak Warganet soal Nadiem Makarim Jabat Mendikbud

Video | Rabu, 23 Oktober 2019 | 20:32 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×