Menkes Terawan Janji Perbaiki Tata Kelola JKN

Ade Indra Kusuma, Risna Halidi

Rabu, 30 Oktober 2019 | 13:40 WIB
Menkes Terawan Janji Perbaiki Tata Kelola JKN
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Menkes Terawan Janji Perbaiki Tata Kelola JKN

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, DR. Dr. Terawan Agus Putranto Sp.Rad (K) baru saja menyambangi Kantor Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) di Jalan GSS Sam Ratulangi, Jakarta Pusat, Rabu, (30/10/2019).

Menurut Menkes Terawan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan IDI selaku serikat tenaga dokter memiliki visi misi yang sama mengenai dunia kesehatan di Indonesia.

Menteri Terawan dan Ketua IDI Dr. Daeng M Faqih, SH, MH [Suara.com/Risna]
Menteri Terawan dan Ketua IDI Dr. Daeng M Faqih, SH, MH [Suara.com/Risna]

"Mengenai JKN, stunting, itu sama, sevisi dengan Presiden. Tidak ada yang tidak sesuai dengan keinginan pimpinan negara, semua sesuai," kata Menkes Terawan sesaat setelah melakukan pertemuam tertutup dengan pengurus IDI.

Ketika ditanya mengenai kemelut kenaikan iuran JKN pada 2020 nanti, Menkes Terawan mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim kecil yang akan mengawasi kenaikan iuran tersebut. Ia juga menerima masukan dari IDI seluas-luasnya mengenai penyelenggaraan sistem JKN.

"JKN gambarnya jelas, kalau dari Kementerian Kesehatan kan sudah membentuk tim kecil untuk bagaimana tata regulasinya sudah sesuai apa enggak. Karena ini kan bukan hanya menutup defisit saja, tetapi mencegah defisit di kemudian hari," tambahnya.

Menkes Terawan berharap kenaikan iuran mampu menutup defisit yang dialami oleh badan penyelenggaran JKN, BPJS Kesehatan. "Sehingga kami tinggal memperbaiki tata kelolanya, itu agar tidak terjadi defisit lagi di kemudian hari yang akan merugikan masyarakat sendiri," lanjutnya.

Ia melanjutkan, pembenahan di bidang keuangan rumah sakit menjadi prioritas pembenahan sistem JKN. Selama keuangan rumah sakit baik, kata Menkes Terawan, otomatis rumah sakit juga akan melakukan perbaikan secara sistem.

"Harus disadari dengan kenaikan iuran itu pemerintah tambah lagi memberikan subsidi, memberikan lagi kepada masyarakat besaran iuran itu. Karena otomatis kalau iuran naik kan pemerintah nambah anggarannya. Bayangin 98,6 juta itu kita namanya PBI, Penerima Bantuan Iuran, itu kan duitnya pemerintah artinya kalau itu naik juga pemerintah memberikan konstribusi yang luar biasa," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua IDI Akui Banyak Narasi yang Mengadu Domba IDI dan Presiden Jokowi

Ketua IDI Akui Banyak Narasi yang Mengadu Domba IDI dan Presiden Jokowi

Health | Rabu, 30 Oktober 2019 | 12:16 WIB

IDI Pastikan Tak Ada Hubungan Pemecatan Prof Marsis dengan Menkes Terawan

IDI Pastikan Tak Ada Hubungan Pemecatan Prof Marsis dengan Menkes Terawan

Health | Rabu, 30 Oktober 2019 | 11:58 WIB

Menkes Terawan Bertemu Ketua IDI : Keanggotaan Saya Belum Dicabut Kan Ya?

Menkes Terawan Bertemu Ketua IDI : Keanggotaan Saya Belum Dicabut Kan Ya?

Health | Rabu, 30 Oktober 2019 | 11:38 WIB

Terkini

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Bappebti Rilis Evaluasi Kepatuhan, Ini Indikator Penting Pilih Pialang Berjangka Aman

Bappebti Rilis Evaluasi Kepatuhan, Ini Indikator Penting Pilih Pialang Berjangka Aman

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:47 WIB

×