Ketahui Penyebab Kondisi Kelamin Ganda Seperti Putri Natasiya

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 30 Oktober 2019 | 15:49 WIB
Ketahui Penyebab Kondisi Kelamin Ganda Seperti Putri Natasiya
Suasana depan Indekos, tempat Putri tinggal. [Suara.com/Dimas Angga P]

Suara.com - Kelamin ganda masih cukup langka terjadi. Bahkan, menurut Boston's Children Hospital, kondisi ini diperkirakan hanya terjadi pada 1 dari 4.500 bayi.

Jika umumnya kondisi ini terjadi pada pria daripada wanita, di Surabaya, Jawa Timur, kondisi ini justru dialami oleh seorang gadis bernama Putri Natasiya (19).

Namun Putri baru-baru ini mengajukan permohonan untuk mengganti identitasnya menjadi seorang laki-laki.

Menurut Juru Bicara Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Sigit Sutrisno, gadis asal Blora, Jawa Tengah, tersebut justru memiliki penampilan fisik seperti lelaki.

"Penampilan fisiknya terlihat seperti laki-laki. Bentuk dadanya rata seperti laki-laki pada umumnya. Namun, PN hingga kini KTP-nya masih beridentitas perempuan," ucap Sigit.

Ia menambahkan, berdasarkan catatan medis, kromosom laki-laki (kromosom Y) lebih dominan daripada kromosom perempuan (kromosom X) dalam diri Putri.

Sidang permohonan ganti kelamin Putri Natasiya di Pengadilan Negeri Surabaya ditunda Majelis Hakim. (Suara.com/Arry Saputra).
Sidang permohonan ganti kelamin Putri Natasiya di Pengadilan Negeri Surabaya ditunda Majelis Hakim. (Suara.com/Arry Saputra).

Sebenarnya, salah satu faktor utama yang mengendalikan berkembangnya jenis kelamin adalah hormon laki-laki.

Kehadiran hormon seks laki-laki menyebabkan organ lelaki berkembang dan tidak adanya hormon laki-laki menyebabkan organ perempuan berkembang.

Masih menurut Boston's Children Hospital, berikut kemungkinan penyebab genetik kelamin ganda pada perempuan:

baca juga
  • Bentuk tertentu dari hiperplasia adrenal kongenital (HAK) atau kelainan bawaan yang memengaruhi produksi hormon pada kelenjar adrenal.
  • Ini adalah penyebab umum dari kelainan ganda pada bayi perempuan, yang disebabkan oleh kelebihan hormon laki-laki pada kelenjar adrenal.
  • Ibu terpapar hormon laki-laki, seperti progesteron (diminum pada tahap awal kehamilan untuk menghentikan pendarahan).
  • Tumor pada janin ibu yang memproduksi hormon laki-laki.

Ilustrasi LGBT, Penyimpangan Seksual. (Shutterstock)
Ilustrasi intersex (Shutterstock)

Sedangkan di bawah ini adalah kemungkinan penyebab genetik kelamin ganda pada laki-laki:

  • Gangguan perkembangan testis yang disebabkan oleh kelainan genetik atau penyebab yang tidak diketahui.
  • Aplasia sel leydig, suatu kondisi yang mengganggu produksi testosteron.
  • Sindrom ketidakpekaan androgen.
  • Defisiensi 5 alpha-reductase: Defisiensi enzim yang mengganggu produksi hormon pria normal.
  • Ibu terpapar hormon perempuan, misalnya estrogen atau anti-androgen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memahami Kondisi Bayi Lahir dengan Kelamin Ganda, 4 Hal Ini Penyebabnya

Memahami Kondisi Bayi Lahir dengan Kelamin Ganda, 4 Hal Ini Penyebabnya

Health | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 14:12 WIB

28 Tahun Punya Kelamin Ganda, Akhirnya Orang ini Tahu Gender Aslinya

28 Tahun Punya Kelamin Ganda, Akhirnya Orang ini Tahu Gender Aslinya

Health | Kamis, 27 Juni 2019 | 06:25 WIB

Bayi Kelamin Ganda Lahir di Sumsel, Tumbuh Penis di Usia Setahun

Bayi Kelamin Ganda Lahir di Sumsel, Tumbuh Penis di Usia Setahun

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 14:15 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×