Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

Orang Kegemukan dan Obesitas di Jepang Bisa Dipidana, Mitos atau Fakta?

M. Reza Sulaiman
Orang Kegemukan dan Obesitas di Jepang Bisa Dipidana, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi lelaki gemuk dan obesitas. (Shutterstock)

Beredar broadcast di WhatsApp yang menyebut Jepang akan mendenda dan memenjara penduduknya yang kegemukan dan obesitas. Benarkah kabar ini?

Suara.com - Orang Kegemukan dan Obesitas di Jepang Bisa Dipidana, Mitos atau Fakta?

Beragam cara dilakukan negara-negara di seluruh dunia untuk mengurangi angka obesitas dan kegemukan.

Yang terbaru, beredar broadcast di aplikasi perpesanan WhatsApp yang menyebut Jepang akan mendenda dan memenjara penduduknya yang kegemukan dan obesitas. Benarkah kabar ini?

Dalam broadcast yang viral tersebut, dikatakan Jepang memiliki peraturan yang disebut sebagai Metabo Law. Hukum ini membuat penduduk Jepang diperiksa lingkar pinggangnya setahun sekali.

Mereka yang mengalami kegemukan dan obesitas akan dikenai denda atau dipenjara. Berikut bunyi lengkap pesan tersebut:

Selintas info :

Sejak 2008, perut buncit menjadi ilegal di Jepang. Tahun 2008, Negara Jepang mulai memberlakukan hukum Metabo (Metabo Law) bagi semua warga negaranya.

Pemerintah Jepang memberlakukan hukum wajib pengukuran lingkar perut bagi warga negara Jepang usia 40 s/d 75 tahun. Tahun2 awal penerapan, hukum Metabo memiliki syarat batas lingkar perut maksimal:

Pria = 33,5 inches (85 cm).
Wanita = 35 inches (90 cm).

Kemudian hukum direvisi dengan syarat lingkar perut menjadi:

Pria = 35,4 inches (90 cm)
Wanita = 31,5 inches (80 cm)

Apa yang terjadi bilang melanggar? Bagi yang melanggar hukum Metabo, mereka akan masuk penjara. Saat lakukan kewajiban cek medis tahunan, warga negara yang melanggar syarat lingkar perut, wajib mengikuti sesi konsultasi dengan ahli gizi secara rutin sampai berhasil perut mengecil dibawah syarat hukum.

Sesi konsultasi tentu saja dibayar sendiri-sendiri. Warga yg melanggar akan dikenakan denda, dan perusahaan atau instansi tempat dia bekerja juga terkena denda pelanggaran.

Denda maksimalnya sebesar 19 juta US dollar. Otomatis semua perusahaan dan instansi pemerintah mencari cara supaya semua karyawan bisa tetap langsing dengan:

  1. Program wajib olahraga 30 menit sebelum mulai kerja,
  2. Wajib naik turun tangga saat kerja di kantor.
  3. Pola diet makanan sehat di kantin.
  4. Larangan cemilan kemasan dan makanan olahan, dsb.
Perempuan obesitas. [Shutterstock]
Perempuan obesitas. [Shutterstock]

Bahkan perusahaan sampai memberikan para karyawan sebuah handuk Metabo yang terbordir ukuran centimeter nya supaya mereka bisa mengecek lingkar perut setiap pagi sehabis mandi.

Sejak penerapan hukum Metabo mulai tahun 2008, obesitas turun secara drastis dan tersisa 3% dari total populasi. Hmm, ide yang sangat baik bila hukum Metabo ini bisa diterapkan di Indonesia.

Penelurusan Suara.com menemukan broadcast ini sudah beredar sejak 10 tahun lalu, tepatnya di tahun 2009. Pesan ini menyebar di milis kesehatan hingga blog-blog yang ada di internet.

Ingin tahu kesimpulan apakah pesan ini mitos atau fakta? Simak di halaman selanjutnya ya!

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS