Daycare Holistik Jadi Kebutuhan Mendesak di Kota Besar, Ini 3 Hal yang Dicari Orang Tua

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:22 WIB
Daycare Holistik Jadi Kebutuhan Mendesak di Kota Besar, Ini 3 Hal yang Dicari Orang Tua
Ilustrasi daycare. (Freepik)

Suara.com - Kesibukan kota besar membuat orang tua di perkotaan kian bergantung pada layanan penitipan anak. Di Jakarta dan sekitarnya, jumlah pasangan muda yang sama-sama bekerja terus meningkat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 menunjukkan, lebih dari 52 persen keluarga muda di Jakarta memiliki kedua orang tua bekerja. Kondisi ini membuat daycare bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan pokok.

Namun, masalahnya tidak semua layanan penitipan memenuhi standar yang memadai. Laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2024 mengungkap masih banyak daycare yang beroperasi tanpa izin resmi. Ketiadaan legalitas ini berdampak pada standar keamanan, kualitas pengasuh, dan metode pembelajaran yang diterapkan.

Di tengah tantangan ini, muncul tren baru daycare urban yang menawarkan lebih dari sekadar jasa pengasuhan. Mereka mengedepankan pendekatan holistik, fasilitas yang mendukung tumbuh kembang anak, dan transparansi layanan kepada orang tua.

Tiga Hal yang Kini Dicari Orang Tua dalam Memilih Daycare:

Pendekatan pendidikan yang menyeluruh

Daycare modern tidak hanya mengasuh, tetapi juga menjadi ruang belajar awal yang menggabungkan stimulasi motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak.

Lingkungan aman dan ramah anak

Standar keamanan fisik, tenaga pengasuh terlatih, serta pengawasan yang bisa diakses orang tua menjadi prioritas utama.

Transparansi dan komunikasi terbuka

Orang tua ingin mengetahui perkembangan anak setiap hari melalui laporan aktivitas, dokumentasi, atau bahkan akses CCTV berkala.

Di beberapa kawasan Jakarta Selatan, konsep ini sudah diterapkan oleh sejumlah daycare. Ciao Bimbi dikenal dengan fokus pada seni dan budaya, termasuk pertunjukan bakat tahunan yang melibatkan anak-anak dalam kegiatan kreatif.

"Kita percaya pembelajaran akan lebih menarik jika belajar sambil bermain. Dengan storytelling, anak-anak belajar mendengar, berimajinasi, dan banyak lagi," ujar Poppie Ardjani, pendiri Ciao Bimbi.

Sementara itu, Play Sanctuary menggabungkan metode Reggio Emilia dan Early Years Learning Framework (EYLF) dari Australia dalam kurikulumnya. Pendekatan ini menghargai rasa ingin tahu alami anak dan mengajarkan keterampilan melalui eksplorasi serta aktivitas proyek.

"Jadi, semua yang mereka dapatkan tetap relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka, dan tidak membatasi kreativitas serta rasa ingin tahu anak dalam mengupas topik eksplorasi itu," kata Icha Hapsari, co-founder dan kepala sekolah Play Sanctuary.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPAI Desak Komdigi Blokir Roblox, Minta Investigasi Menyeluruh Efek Game Online

KPAI Desak Komdigi Blokir Roblox, Minta Investigasi Menyeluruh Efek Game Online

Tekno | Senin, 11 Agustus 2025 | 22:42 WIB

Guru Tak Peduli Meski Korban Lapor, Siswa SD Bangka Selatan Tewas Dibully

Guru Tak Peduli Meski Korban Lapor, Siswa SD Bangka Selatan Tewas Dibully

News | Senin, 28 Juli 2025 | 13:03 WIB

KPAI Soroti Kasus Perundungan di Blitar, Sebut Pola Kekerasan Siswa Sudah Terpetakan

KPAI Soroti Kasus Perundungan di Blitar, Sebut Pola Kekerasan Siswa Sudah Terpetakan

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 17:03 WIB

KPAI Bongkar 1.406 Kasus Keracunan Akibat MBG: Tanda Buruknya Tata Kelola

KPAI Bongkar 1.406 Kasus Keracunan Akibat MBG: Tanda Buruknya Tata Kelola

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:22 WIB

Ungkap Bahaya Anak Kian Terjebak Dunia Digital, KPAI: Kungkungan Gadget Harus Dilawan!

Ungkap Bahaya Anak Kian Terjebak Dunia Digital, KPAI: Kungkungan Gadget Harus Dilawan!

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 11:15 WIB

KPAI Geram! Respons Dedi Mulyadi Soal Kematian Anak di Pesta Pernikahan Dinilai Tak Berpihak

KPAI Geram! Respons Dedi Mulyadi Soal Kematian Anak di Pesta Pernikahan Dinilai Tak Berpihak

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 18:24 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB