JIS Buka Program Beasiswa untuk 3 Siswa Sekolah Negeri di Jakarta

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 04 November 2019 | 10:50 WIB
JIS Buka Program Beasiswa untuk 3 Siswa Sekolah Negeri di Jakarta
JIS Buka Program Beasiswa. (Dok. JIS)

Suara.com - Jakarta Intercultural School (JIS) dikenal sebagai sekolah internasional berkualitas dengan fasilitas pendidikan terbaik. Kali ini, JIS membuka kesempatan buat kamu yang bersekolah di sekolah negeri di Jakarta untuk mengikuti program beasiswa Bhinneka Tunggal Ika (BTI). Beasiswa senilai Rp 600 juta per tahun untuk setiap anak ini akan memungkinkan kamumenikmati seluruh fasilitas JIS sejak masuk hingga lulus, termasuk transportasi, makan, biaya sekolah, laptop, dan pendukung pelajaran lain.

“Sebagai salah satu sekolah terbaik di Indonesia, kami sangat serius dalam mencetak para pemimpin masa depan negeri ini. Dengan bantuan komunitas kami, JIS dapat menyediakan pendidikan berkualitas kepada anak-anak berprestasi yang memiliki masalah finansial melalui program beasiswa Bhinneka Tunggal Ika. Inilah salah satu usaha kami dalam memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk dapat meraih impian terbesar dan memberikan yang terbaik kepada Indonesia dan dunia,” ujar Dr. Tarek Razik, Ed.D, Head of School JIS.

JIS akan memberikan beasiswa BTI kepada tiga anak yang masih belajar di SMP kelas 2, 3 atau SMA kelas 1. Setelah lulus dari JIS, sekolah juga akan mencarikan beasiswa dari kampus dalam dan luar negeri, sehingga kamu dapat terus meraih pendidikan tertinggi. Program ini telah menginjak tahun ketiga dan selalu mendapat sambutan antusias dari para siswa, orangtua dan sekolah negeri.

Dan untuk meraih beasiswa ini, tentu saja kamu harus sesuai dengan kriteria yang dicari oleh JIS. “Kami mencari siswa Indonesia yang bersekolah di sekolah negeri. Kandidat yang ideal memiliki keunggulan akademik dan akan siap meraih prestasi gemilang di JIS. Kami berusaha menemukan siswa yang bersemangat dan antusias dengan luasnya peluang yang ditawarkan JIS - 250 mata pelajaran, 150 aktivitas klub, dan 16 cabang olahraga. Kami tidak mencari satu tipe siswa. Peraih beasiswa BTI sebelumnya adalah pecinta seni, pegiat olahraga, dan penggemar sains. Mereka semua unik, dan telah memberi warna penting dalam komunitas JIS. Dan para pelamar beasiswa juga harus memiliki antusiasme yang tinggi untuk bergabung dalam komunitas pembelajaran multikultural dengan 900 siswa
sekolah menengah dari 70 negara, dan disatukan oleh misi bersama: belajar di Indonesia menjadi yang terbaik bagi dunia,” ujar Kathleen Ngkaion, Admissions Advisor, Jakarta Intercultural School.

Dengan bersekolah di JIS, kamu akan memiliki pengalaman belajar luar biasa dalam lingkungan kampus yang dilengkapi perpustakaan modern, auditorium indoor dan teater pertunjukkan dengan teknologi terkini, lapangan sepak bola dan tennis, lab robotik dan masih banyak lagi.

Para alumni JIS yang telah memberikan kontribusinya kepada dunia, antara lain Senator Amerika Serikat Tammy Duckworth, Co-CEO Gojek Indonesia Kevin Aluwi, Jamie Aditya Graham dan Cinta Laura dari dunia hiburan, VP Marketing HaloDoc Felicia Kawilarang, atlet tenis nasional Justin Barki, BBC Asia Business Correspondent Karishma Vaswani, dan masih banyak lagi.

Sesuai peraturan yang berlaku di JIS, sekolah tidak akan mengungkapkan identitas para pemenang kepada publik dan komunitas sekolah untuk menjaga privasi mereka. “Saat ini saya bergabung dalam klub sains, debat dan strategi. Saya juga bergabung dalam klub pelayanan sosial yang fokus pada pengajaran dan mendukung anak-anak kurang mampu di Jakarta, bernama Gerakan Kepedulian. Saya sangat bersyukur dapat meraih beasiswa BTI. Dengan program ini, saya berusaha memberikan yang terbaik bagi dunia, memberikan kembali kepada masyarakat sambil menikmati proses meraih impian terbesar saya di JIS," kata salah satu siswa peraih beasiswa BTI.

Apa jurus meraih beasiswa BTI? Dina Sekar Vusparatih, Head of Indonesian Educational Program, JIS, mengungkapkan bahwa nilai akademik yang tinggi bukan syarat mutlak. “Pelamar beasiswa juga harus memiliki prestasi di bidang yang ia sukai, misalnya seni atau olahraga. Karena itu, segera kumpulkan penghargaan yang pernah diraih dan sertakan dalam pengajuan,” ujarnya.

Menurutnya, siswa juga harus mampu berbahasa Inggris, memiliki jiwa kepemimpinan dan critical thinking, serta mendapat dukungan besar dari keluarga.

Berdasarkan pengalaman, Dina menambahkan, para peraih beasiswa tidak mengalami kesulitan berarti saat belajar di JIS. “Sekolah juga menyediakan waktu orientasi agar mereka dapat beradaptasi dan menyediakan pengajar khusus yang membimbing mereka jika mengalami masalah dalam proses belajar,” tambahnya.

Buat kamu yang tertarik, informasi tentang pengajuan beasiswa dapat dilihat pada website JIS (https://www.jisedu.or.id/admissions/scholarships). Pembukaan pendaftaran aplikasi akan dimulai 1 November 2019 hingga 1 Februari 2020. Pada 1 Mei 2020, JIS akan mengumumkan peraih beasiswa BTI. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerima Beasiswa OSC Berkesempatan Magang di Media Group

Penerima Beasiswa OSC Berkesempatan Magang di Media Group

Press Release | Kamis, 31 Oktober 2019 | 11:47 WIB

Ayahnya Pengagum Bung Karno, Anak Ini Namanya Hanya N

Ayahnya Pengagum Bung Karno, Anak Ini Namanya Hanya N

News | Minggu, 27 Oktober 2019 | 15:01 WIB

Bikin Game Kreatif untuk Belajar Bahasa Inggris, Siswa Ini Juarai EF 360

Bikin Game Kreatif untuk Belajar Bahasa Inggris, Siswa Ini Juarai EF 360

Press Release | Selasa, 22 Oktober 2019 | 11:15 WIB

Terkini

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB