Bikin Game Kreatif untuk Belajar Bahasa Inggris, Siswa Ini Juarai EF 360

Silfa Humairah Utami
Bikin Game Kreatif untuk Belajar Bahasa Inggris, Siswa Ini Juarai EF 360
SMAN 4 Bogor berhasil memukau dewan juri dan menang di EF 360. (Dok EF)

Begini kompetisi yang digelar EF untuk rangsang minat anak milenial akan belajar Bahasa Inggris

Suara.com - Bikin Game Kreatif untuk Belajar Bahasa Inggris, Siswa Ini Juarai EF 360

Rangkaian kegiatan EF 360 mulai dari  workshop yang diakhiri dengan sesi presentasi yang menantang para finalis untuk mempresentasikan ide kreatif, futuristik dan minat untuk berkolaborasi untuk mengajak masyarakat belajar bahasa Inggris mendapat sambutan dari banyak sekolah beberapa waktu lalu.

Kompetisi ini dapat membantu generasi muda dalam menumbuhkan minatnya pada bidang entrepreneurship, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya bahasa Inggris di dalam persaingan global.

EF 360 menyisihkan 5 tim yang berasal dari SMA sederajat di seluruh Indonesia. Para peserta yang berhasil lolos ke babak final adalah SMK Wisudha Karya Kudus, SMAN 4 Bogor, SMAN 4 Denpasar, SMAN 34 Jakarta, dan SMAN 1 Sidoarjo.

Sesi grand final diawali dengan presentasi dari SMK Wisudha Karya Kudus yang menampilkan inovasi berupa komik untuk belajar bahasa Inggris, kemudian dilanjutkan oleh SMAN 4 Bogor dan sukses menarik perhatian para juri melalui rancangan 3 in 1 board game yang menggabungkan pelajaran bahasa Inggris ke dalam bentuk permainan. SMAN 34 Jakarta mendapat giliran ketiga dengan sebuah aplikasi inovatif untuk mempelajari bahasa Inggris, dan tim dari SMAN 1 Sidoarjo pun tidak mau kalah, mereka menampilkan rancangan konsep English Camp yang bertujuan untuk membantu anak-anak daerah dalam mendapatkan pelajaran bahasa Inggris. Presentasi diakhiri oleh SMAN 4 Denpasar yang mempersembahkan sebuah konsep bisnis untuk melatih bahasa Inggris siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Pariwisata.

Kompetisi berakhir dengan kemenangan dari SMAN 4 Bogor yang berhasil memukau dewan juri melalui sebuah board game kreatif dan memenuhi lima poin utama penilaian juri yakni, actionable, sustainable, measurable impact, feasibility, innovative, dan scalable. Uniknya, board game tersebut juga memasukkan unsur budaya lokal di dalamnya seperti tokoh pewayangan terkenal yaitu Gatot Kaca yang tampil di kartu permainan yang mereka buat.

“Tim dari SMAN 4 Bogor berhasil meraih kemenangan gemilang dengan ide kreatif dan presentasi produk yang menyertakan unsur muatan lokal. Kami seluruh juri sangat terpukau dengan karya mereka,” jelas Elisabeth Maria, Regional Director EF English Center for Kids & Teens dalam sesi grand final kompetisi EF 360, di The Plaza Office Tower, Jakarta melalui siaran pers yang dikirimkan pada Suara.com.

“Siswa-siswi SMA tersebut memenangkan grand prize berupa beasiswa sebesar USD 22,000 di Hult International Business School, EF Global Office Tour ke Shanghai, serta kursus bahasa Inggris EF Frontrunner. 

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS