3 Langkah Ampuh Bebaskan Anak dari Kecanduan Gadget

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona
3 Langkah Ampuh Bebaskan Anak dari Kecanduan Gadget
3 Langkah Ampuh Bebaskan Anak dari Kecanduan Gadget  (Shutterstock)

Aplikasi game dan media sosial memiliki dampak yang merusak ketahanan mental dan tumbuh kembang anak

Suara.com - 3 Langkah Ampuh Bebaskan Anak dari Kecanduan Gadget  

Salah satu persoalan serius yang menjadi masalah besar bagi anak-anak generasi masa kini ialah penggunaan gadget. Dimana benda pintar tersebut membuat mereka terperangkap dalam ruang yang merusak kehidupan.

Dikatakan oleh Muhammad Agus syafii selaku Konsultan dan Pemerhati Anak dari Rumah Amalia, gadget saat ini bukan lagi ruang untuk menemukan informasi bermanfaat tetapi juga telah menjadi media cuci otak.

Aplikasi game dan media sosial memiliki dampak yang merusak ketahanan mental dan tumbuh kembang sehingga dapat berakibat anak mehilangkan identitas. Meski begitu anak-anak tetap tidak bisa lepas.

"Beberapa waktu lalu kita dikejutkan oleh berita mengenai semakin banyak anak yang kecanduan gadget dan akhirnya di rawat Rumah Sakit Jiwa. Untuk itu peran orang tua sangat penting membantu anak lepas dari gadget malalui cara detoksifikasi," kata Agus saat ditemui Suara.com, Rabu (6/11/2019).

Ada pun beberapa langkah yang dilakukan oleh Agus dan tim di Rumah Amalia untuk mendetoks anak lepas dari gadgat adalah sebagai berikut.

Rumah Amalia [Suara.com/Vessy]
Rumah Amalia [Suara.com/Vessy]

1. Cognitive behavior therapy

Di Rumah Amalia, tim bekerja sama dengan orangtua membuat pola dan aturan tentang penerapan penggunaan gadget. Mulai dari mengurangi waktu bermain satu jam dalam sehari, hingga anak bisa hidup tanpa cemas walau tidak memegang gadget dalam sehari. 

2. Positif self talk

Anak-anak diajarkan mengeluarkan kata-kata positif untum mensugesti diri mereka. Bahwa mereka bahagia tanpa gadget. Misalnya, mereka diminta mengatan, "Aku anak hebat, aku anak cerdas, aku anak bahagia tanpa gadget," beber Agus.

3. Action therapy

Bekerja sama dengan orangtua, anak-anak diterapi selama satu bulan. Mereka diberikan banyak kegiatan menyenangkan. Mulai dari main permainan tradisional, bernyanyi, menari, teater, dan berkegiatan di luar ruang.
 

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS