Balita yang Terpapar Gadget Berisiko Alami Penurunan Kemampuan Kognitif

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 05 November 2019 | 16:20 WIB
Balita yang Terpapar Gadget Berisiko Alami Penurunan Kemampuan Kognitif
Kebanyakan main gadget (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi terbaru yang diterbitkan pada Senin (4/11/2019) di JAMA Pedriatics menunjukkan, otak anak dapat berubah secara fisik akibat paparan layar gadget.

Hal ini pun didukung dengan hasil pemindaian MRI pada anak-anak yang menjadi responden penelitian ini, lapor MIT Technology Review.

Sejumlah 47 anak dengan rentang usia 3 - 5 tahun mengikuti tes ini untuk mengukur kemampuan kognitif mereka dan orangtua diminta untuk menjawab survei tentang kebiasaan waktu sang anak bermain gadget.

Pertanyaan berisi tentang konten yang anak-anak tonton, seberapa sering mereka menggunakan gadget dan apakah ada orang dewasa yang mengawasi.

Hasil pemindaian memperlihatkan, anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar memiliki white matter integrity atau 'integritas penghubung putih' yang lebih rendah.

White matter merupakan bagian dari otak yang berfungsi untuk menghubungkan pusat informasi dan analisis. Secara kasar, white matter dianggap sebagai jaringan komunikasi internal otak.

Anak menggunakan gadget dengan bermanfaat. (Shutterstock)
Anak menggunakan gadget. (Shutterstock)

Keutuhan dari serabut saraf pada white matter—seberapa rapi serat-serat terorganisir dan seberapa baik selubung mielin berkembang—dikaitkan dengan fungsi kognitif dan berkembang ketika anak-anak belajar bahasa.

Penulis utama John Hutton dari Cincinnati Children's Hospital mengatakan perubahan struktural itu tampaknya tercermin dalam hasil tes kognitif anak-anak, yang menunjukkan waktu papaparan gadget yang lebih tinggi membuat kemampuan bahasa dan literasi anak-anak menurun.

"Ukuran efeknya sangat besar, karena temuan ini juga dikontrol secara ketat untuk beberapa perbandingan di seluruh (bagian) otak," tutur Hutton.

baca juga

Menurut Hutton, ini adalah studi yang melibatkan lingkup kecil, namun menunjukkan hasil yang besar.

"Walaupun relatif kecil untuk studi perilaku, ini sebenarnya adalah studi MRI yang cukup besar, terutama yang melibatkan anak-anak. Studi pertama yang mengeksplorasi hubungan antara waktu layar dan struktur otak," sambung Hutton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengeluh Alami Mati Otak, Pria Ini Ternyata Derita Sindrom Langka

Mengeluh Alami Mati Otak, Pria Ini Ternyata Derita Sindrom Langka

Health | Selasa, 05 November 2019 | 15:15 WIB

Paparan Sinar Matahari Juga Pengaruhi Kinerja Otak, Bagaimana Caranya?

Paparan Sinar Matahari Juga Pengaruhi Kinerja Otak, Bagaimana Caranya?

Health | Senin, 04 November 2019 | 13:07 WIB

Disebut Otak Kedua Manusia, Jangan Sepelekan Kesehatan Usus Anak!

Disebut Otak Kedua Manusia, Jangan Sepelekan Kesehatan Usus Anak!

Health | Minggu, 03 November 2019 | 15:28 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×