Berlari Dapat Turunkan Risiko Kematian hingga 27 Persen!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 06 November 2019 | 17:16 WIB
Berlari Dapat Turunkan Risiko Kematian hingga 27 Persen!
Ilustrasi olahraga yang membakar 100 kalori dalam 10 menit, setiap hari. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak penelitian menunjukkan berlari adalah bentuk olahraga aerobik yang sehat dan memiliki manfaat bagi tubuh serta pikiran.

Penelitian pada 2018 berpendapat berlari dapat melindugi kesehatan otak, sementara pada studi lain membuktikan bahwa berlari dapat memperlambat penuaan.

Lebih jauh lagi, penelitian terbaru yang dilakukan oleh Victoria University di Melbourne, University of Sydney, dan institusi akademis lainnya di Australia, menunjukkan berlari dapat mengurangi risiko kematian seseorang.

Penelitian ini meninjau 14 studi yang melibatkan 232.149 responden. Studi-studi ini menindaklanjuti hasil kesehatan para peserta dalam periode yang berkisar antara 5,5 tahun hingga 35 tahun.

Selama periode penelitian, diketahui sejumlah 25.951 responden meninggal.

Ilustrasi perempuan berlari (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan berlari (Shutterstock)

Ketika peneliti mengalanisis 14 studi ini, mereka menemukan hubungan antara jumlah berlari dan risiko penurunan kematian hingga 27%.

Selain itu, tim peneliti juga menemukan adanya penurunan risiko kematian pada penderita penyakit kardiovaskular hingga 30% dan 23% pada penderita kanker yang sering berlari.

Beruntungnya, penurunan risiko kematian ini juga ditemukan pada orang yang hanya berlari seminggu sekali atau jarang,

Orang-orang yang berlari dengan kecepatan relatif rendah di bawah 6 mil (9,7 kilometer) per jam dan mereka yang berlari kurang dari 50 menit juga mendapat keuntungan ini.

baca juga

"Pedoman WHO dan rekomendasi aktivitas fisik nasional di banyak negara menyarankan orang dewasa harus melakukan olahraga ini setidaknya 150 menit dengan intensitas sedang atau 75 menit aktivitas fisik dengan intensitas tinggi per minggu," catat para peneliti, melansir Medical News Today.

Peneliti pun mengingatkan, berlari lebih lama dari jumlah yang disarankan tidak memiliki dampak manfaat berlari, seperti jumlah risikonya makin menurun atau tidak.

Dari studi ini peneliti yakin, secara umum berlari dapat membantu tubuh lebih sehat dan membuat umur lebih panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Duduk Selama 9,5 Jam per Hari Tingkatkan 5 Kali Risiko Kematian Dini

Studi: Duduk Selama 9,5 Jam per Hari Tingkatkan 5 Kali Risiko Kematian Dini

Health | Minggu, 25 Agustus 2019 | 09:19 WIB

Jus Buah Justru Tingkatkan Risiko Kematian Dini, Ini Kata Peneliti

Jus Buah Justru Tingkatkan Risiko Kematian Dini, Ini Kata Peneliti

Health | Minggu, 19 Mei 2019 | 10:52 WIB

Ini Makanan yang Bisa Turunkan Risiko Kematian pada Pasien Kanker Payudara

Ini Makanan yang Bisa Turunkan Risiko Kematian pada Pasien Kanker Payudara

Health | Jum'at, 17 Mei 2019 | 10:09 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×