Array

Studi: Duduk Selama 9,5 Jam per Hari Tingkatkan 5 Kali Risiko Kematian Dini

Minggu, 25 Agustus 2019 | 09:19 WIB
Studi: Duduk Selama 9,5 Jam per Hari Tingkatkan 5 Kali Risiko Kematian Dini
Ilustrasi bekerja. (Unsplash/Annie S)

Suara.com - Terlalu banyak duduk memang tidak baik bagi kesehatan tubuh kita. Terlebih jika tidak dibarengi dengan tubuh yang aktif.

Percaya tidak percaya, menurut sebuah studi yang diterbitkan di jurnal medis BMJ, duduk terlalu lama hingga 9,5 jam atau lebih setiap harinya berkaitan dengan peningkatan risiko kematian dini.

Penelitian ini dipimpin oleh Profesor Ulf Ukelund dari Norwegian School of Sports Sciences di Oslo, Norwegia.

Para peneliti menganalisis studi yang menilai bagaimana aktivitas fisik dan waktu duduk dikaitkan dengan risiko kematian.

Menggunakan akselerometer, perangkat yang dapat dipakai yang melacak volume dan intensitas aktivitas, untuk mengukur aktivitas total, tingkat intensitas dipisahkan ke dalam kategori ringan, sedang dan kuat.

Cara usir kantuk saat bekerja (Shutterstock)
Ilustrasi terlalu lama duduk (Shutterstock)

Memasak atau mencuci piring adalah contoh kegiatan dari aktivitas ringan, jalan cepat atau memotong rumput dianggap intensitas sedang, dan jogging atau membawa beban berat dinilai sebagai contoh intensitas yang kuat.

Hasilnya, mereka yang tidak aktif memiliki risiko peningkatan lima kali lebih tinggi, menurut peneliti yang dilansir dari CNN Internasional.

Penelitian ini dilakukan di Amerika Serikat dan Eropa Barat pada 36.383 orang dewasa yang berusia setidaknya 40 tahun dengan usia rata-rata 62 tahun. Peserta dilacak lebih dari rata-rata 5,8 tahun.

Namun, temuan dalam penelitian ini mungkin tidak berlaku untuk populasi lain dan orang yang lebih muda. Meski begitu, tubuh yang aktif tetap diperlukan.

Baca Juga: Alasan Duduk Dekat Jendela Disebut Posisi Terbaik Mengudara di Malam Hari

Setidaknya buat tubuh bergerak selama 150 menit untuk intensitas sedang atau 75 menit aktivitas fisik yang kuat setiap minggu. Ini adalah pedoman yang direkomendasikan oleh National Institute of Health.

"Duduk lebih sedikit dan bergerak lebih sering," pesan peneliti dalam studi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI