Dikira Gejala Menopause, Ternyata Wanita Ini Derita ISK dan Sepsis

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Dikira Gejala Menopause, Ternyata Wanita Ini Derita ISK dan Sepsis
ilustrasi orang sakit (Shutterstock)

Jessica menderita sepsis sebanyak 3 kali.

Suara.com - Jessica Middour, seorang wanita 46 tahun menderita sepsis sebanyak 3 kali setelah ia mengalami infeksi saluran kemih (ISK). Ia juga sempat mengira gejala penyakit yang dialaminya hanya tanda menjelang menopause.

Mulanya, Jessica hendak menemani ibunya ke rumah sakit untuk menjalani operasi pada November 2015. Tetapi, Jessica mendadak berkeringat dan tubuhnya terasa sakit seperti gejala menopause.

Karena itu, Jessica hanya membiarkan kondisinya sampai akhirnya jatuh pingsan. Setelah itu, Jessica langsung dilarikan ke ruang gawat darurat dan didiagnosis ISK.

Saat itu, Jessica langsung mendapat perawatan segera sehingga peyakitnya cepat membaik. Tak lama kemudian, Jessica kembali didiagnosis menderita sepsis hingga membutuhkan pemindaian otak, hati dan ginjal.

Setelah seminggu menjalani perawatan di rumah sakit, Jessica pun diperbolehkan pulang dan kembali bekerja. Tetapi 6 bulan berselang, Jessica kembali mengalami gejala yang sama.

Jessica kembali didiagnosis menderita sepsis akibat masalah ISK lain. Akhirnya, Jessica memutuskan berhenti dari pekerjaannya karena kurang berenergi dan kesulitan menyelesaikan tugasnya.

Ilustrasi orang mengalami gejala menopause (shutterstock)
Ilustrasi orang mengalami gejala menopause (shutterstock)

Setahun berselang, Jessica kembali mendapat infeksi mematikan. Jessica pun sempat berpamitan dan mengucap selamat tinggal pada keluarganya. Pasalnya, Jessica mengira bahwa tidak ada pengobatan yang bisa menyembuhkan penyakitnya.

Kenyataannya, kondisi Jessica justru berangsur pulih meski terserang sepsis sebanyak 3 kali. Kini Jessica justru membagikan pengalamannya melawan sepsisnya kepada publik.

"Saya sedang membawa ibu ke rumah sakit untuk menjalani operasi tetapi tubuhku tiba-tiba terasa panas. Saat itu aku pikir hanya gejala menopause. Kemudian saya mulai berkeringat dan merasa tidak sehat. Beberapa orang menyarankanku periksa ke unit gawat darurat, tapi saya tidak mendengarkannya," cerita Jessica dikutip dari Mirror.

Pasien perempuan di rumah sakit sedang dirawat. (Shutterstock)
Pasien perempuan di rumah sakit sedang dirawat. (Shutterstock)

Jessica pun menceritakan ketika akhirnya dilarikan ke unit gawat darurat karena jatuh pingsan. Saat itu Jessica menjalani segala jenis pemindaian yang dihubungkan ke infus dan memberikan sampel urin setelah didiagnosis menderita ISK.

"Beberapa jam kemudian mereka mengatakan bahwa saya menderita sepsis dan menghabiskan waktu seminggu lebih untuk mengobati penyakit ini. Setelah diizinkan pulang, saya berharap sudah sembuh total dan kembali bekerja," ujarnya.

Wanita 46 tahun ini pun sempat tak menyangka akan menderita sepsis secara berulang hingga 3 kali. Tapi beruntungnya, Jessica mampu bertahan hidup.

Sepsis sendiri adalah komplikasi berbahaya akibat infeksi. Komplikasi tersebut dapat menimbulkan tekanan darah turun drastis serta kerusakan pada banyak organ.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS