4 Penyakit Ini Rentan Menyerang Saat Musim Pancaroba, Waspada Ya!

M. Reza Sulaiman
4 Penyakit Ini Rentan Menyerang Saat Musim Pancaroba, Waspada Ya!
Warga menggunakan payung saat melintas di Jalan Sisisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (1/11). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Musim pancaroba rentan menyebabkan penyakit. Peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan bisa membuat daya tahan tubuh melemah.

Suara.com - 4 Penyakit Ini Rentan Menyerang Saat Musim Pancaroba, Waspada Ya!

Musim pancaroba rentan menyebabkan penyakit. Peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan bisa membuat daya tahan tubuh melemah.

Akibatnya, bisa jadi Anda lebih rentan terserang penyakit infeksi. Hal ini diamini oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dr. Aria Pratama Surya Anggara.

"Penyakit yang kadang muncul saat pancaroba seperti saat ini banyak disebabkan oleh virus. Oleh karena itu perlu diperhatikan dan diwaspadai karena perlu penanganan yang cepat," ujarnya di Pontianak, Jumat (8/11/2019), dilansir Antara.

Nah, ini dia 4 penyakit infeksi yang rentan menyerang saat musim pancaroba.

1. Influenza

dr Aria menyebutkan beberapa penyakit yang kadang muncul di antaranya gangguan pernapasan yaitu Influenza (flu) yang disebabkan virus influenza, menyerang hidung dan tenggorokan, lebih sering menyerang anak-anak dan lansia.

Lelaki sedang menderita influenza atau flu. (Shutterstock)
Lelaki sedang menderita influenza atau flu. (Shutterstock)

"Pada umumnya flu bisa sembuh sendiri, tetapi jika dibiarkan lama bisa menyebabkan gangguan di paru-paru menjadi infeksi saluran pernapasan," kata dia.

2. Gangguan pencernaan

Kemudian juga ada gangguan pencernaan, yang sering terjadi adalah diare. Diare atau buang air besar cair dengan frekuensi lebih dari lima kali atau lebih, bisa menyerang siapa saja, lebih sering disebabkan oleh perubahan kondisi air khususnya di Kota Pontianak dan Kalbar ini sering perubahan rasa dan kandungan dari air PDAM maupun sungai.

Ilustrasi sakit maag, sakit perut, gangguan pencernaan. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit maag, sakit perut, gangguan pencernaan. (Shutterstock)

"Perubahan kondisi air sangat rentan terkena diare. Diare yang terus menerus bisa menyebabkan dehidrasi sedang sampai berat sehingga beiesiko jika tidak ditangani," kata dia.

3. Sakit mata

Selanjutnya sakit mata, yang sering disebabkan oleh bakteri dari lingkungan luar maupun lingkungan kelompok, menyebabkan mata menjadi merah, gatal, berair, banyak timbul kotoran mata, dan akan mengganggu penglihatan.

Ilustrasi sakit mata atau mata bengkak akibat radang saluran air mata. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit mata atau mata bengkak akibat radang saluran air mata. (Shutterstock)

"Sakit mata juga sangat berisiko penularan terhadap orang lain tinggi melalui kontak langsung dari tangan," papar dia.

4. Demam berdarah dengue

Yang juga mesti menjadi perhatian khusus kata dia yakni demam berdarah dengue dan atau chikungunya, sering muncul di musim pancaroba, disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk aedes aegypti atau atau aedes albopictus.

Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)
Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)

"Gejala demam dengue yang muncul jika terkena virus dengue adalah demam tinggi secara tiba-tiba, lemas, mual, muntah, mudah memar, nyeri kepala, nyeri otot, nyeri sendi, bahkan sampai mimisan, dan akan menjadi berbahaya jika ada pendarahan yang berat," kata dia. [Antara]

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS