Kabar Gembira, Ada Obat yang Bisa Matikan Sel Kanker Kelenjar Getah Bening

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 13 November 2019 | 17:10 WIB
Kabar Gembira, Ada Obat yang Bisa Matikan Sel Kanker Kelenjar Getah Bening
Antibody Drug Conjugate (ADC) bisa memberikan harapan baru bagi pasien kanker kelenjar getah bening. (Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Kabar Gembira, Ada Obat yang Bisa Matikan Sel Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker limfoma hodgkin atau lebih dikenal Kelenjar Getah Bening memang punya peluang kesembuhan yang tinggi, tapi kanker ini juga berisiko tinggi mengingat limfoma fokus di beberapa titik seperti leher, ketiak, dan selangkangan.

Nah, karena risiko tinggi maka teknologi pengobatan inovatif Antibody Drug Conjugate (ADC) bisa memberikan harapan baru dalam bidang onkologi. ADC dapat meningkatkan harapan hidup pasien kanker kelenjar getah bening yang mengalami kekambuhan.

"Limfoma Hodgkin memiliki angka kesembuhan yang tinggi. Meski demikian, masih ada kemungkinan kecil sebesar 10 hingga 30 persen kambuh," ujar Dr. dr. lkhwan Rinaldi, SpPD-KHOM, M.Epid, Dokter Spesialis Hematologi Onkologi di Hotel Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019)

Pengobatan Limfoma Hodgkin kambuh merupakan kemoterapi dosis tinggi yang dilanjutkan dengan transplantasi sumsum tulang. Regimen kemoterapi untuk kasus Limfoma hodgkin kambuh tidak banyak mengalami perubahan dalam 30 tahun terakhir ini.

"Transplantasi sumsum tulang juga tidak selalu dapat dilakukan pada kasus Limfoma Hodgkin kambuh karena masalah finansial dan ketidakmampuan fisik terutama pasien-pasien usia Ianjut," sambung dr. Ikhwan.

Nah, pengobatan ADC ini dianggap lebih efektif karena efeknya tidak terlalu banyak memengaruhi sel lainnya, mengingat metodenya sangat tertarget. Berbeda dengan kemoterapi, metode pengobatan ini mampu dengan cepat mendeteksi sel kanker getah bening, sehingga risiko kulit kering hingga rambut rontok bisa dikurangi.

"Obat pintar ini berbeda dengan kemoterapi karena mampu mengenali sel Limfoma Hodgkin melalui ikatan antara antibodi monoklonal anti-CD30 dengan CD30 yang berada di permukaan sel Limfoma Hodgkin. Obat pintar ini merupakan kombinasi antibodi dan zat sitotoksik yang disebut ADC," papar dr. Ikhwan.

Dr. dr. lkhwan Rinaldi, SpPD-KHOM, M.Epid, Dokter Spesialis Hematologi Onkologi. (Suara.com/Dini Afrianti)
Dr. dr. lkhwan Rinaldi, SpPD-KHOM, M.Epid, Dokter Spesialis Hematologi Onkologi. (Suara.com/Dini Afrianti)

"ADC ini mengandung dua komponen yaitu antibodi monoklonal anti-CD30 yang dinamakan Brentuximab dan monomethyl auristatin E (MMAE) yang merupakan agen anti-neoplastik sintetik dan dinamakan Vedotin. Sehingga obat pintar ini diberi nama Brentuximab Vedotin,” sambung dokter yang berpraktik di RSCM itu.

Sementara itu, menurut kesaksian pejuang kanker getah bening, Intan, untuk satu kali pengobatan ADC yang dibarengi obat BV, yang ampuh masuk ke dalam sel dan menghentikan siklus kehidupan sel, sehingga sel kanker mengalami apoptosis atau kematian sel, untuk satu kali pengobatan mencapai Rp 60 juta belum termasuk cek up dan lain-lain.

Sebagai catatan, harga pengobatan dan jumlah obat cenderung bervariasi, bergantung pada seberapa parah sel kanker yang terjangkit.

"Obat pintar ini bekerja dengan mengenali dan menghancurkan hanya sel Limfoma Hodgkin dan tidak menghancurkan sel Iain, sehingga efek samping yang ditimbulkannya relatif lebih ringan dibandingkan kemoterapi pada umumnya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Pasien Kanker, Kemenkes Diminta Ubah Permenkes Soal Obat Trastuzumab

Demi Pasien Kanker, Kemenkes Diminta Ubah Permenkes Soal Obat Trastuzumab

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 19:32 WIB

Ria Irawan Masih Merokok Meski Kanker, Begini Cara Membantunya Berhenti

Ria Irawan Masih Merokok Meski Kanker, Begini Cara Membantunya Berhenti

Health | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 14:50 WIB

Ria Irawan Masih Merokok, Apa Efeknya pada Kanker Kelenjar Getah Bening?

Ria Irawan Masih Merokok, Apa Efeknya pada Kanker Kelenjar Getah Bening?

Health | Selasa, 01 Oktober 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB