Lebih Dekat dengan Bundo Kanduang, Ibu Sejati Masyarakat Minangkabau

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Selasa, 19 November 2019 | 09:00 WIB
Lebih Dekat dengan Bundo Kanduang, Ibu Sejati Masyarakat Minangkabau
Liputan Khas Bundo Kanduang, sosok ibu sejati di kebudayaan Tanah Datar, Sumatera Barat. (Suara.com/Iqbal)

Di dalam rumah gadang yang begitu besar, umumnya terdapat lebih dari satu keluarga. Bisa empat bahkan sampai tujuh keluarga.

Itu juga yang membuat peran Bundo Kanduang Sako begitu penting. Ia muncul sebagai tiang keluarga, sosok kunci penyelesaian masalah sekaligus penjaga adat, nilai dan peradaban.

"Satu rumah gadang biasanya memiliki satu Dato yang akan mengepalai rumah adat masing-masing dan Bundo Kanduang Adat, adalah ibu dari Dato," tambah Gusnawilis.

Tapi kata Sofia dan Gusnawilis, semua perempuan Minang yang telah menikah memiliki peran yang sama, mereka semua adalah Bundo Kanduang, si ibu sejati anak-cucu Minang.

Maka tak heran jika semua anak dalam satu rumah gadang atau kaum bukan hanya tanggungjawab ibu kandungnya saja, tetapi juga para Bundo Kanduang.

"Jadi misal ada anak sedang tidur dalam ayunan, siapa saja yang ada di rumah gadang dan melihatnya, diayun anaknya," tambah Sofia.

Lain Bundo Kanduang Sako lain juga organiasi. Bundo Kanduang Organisasi pertama kali dibentuk pada 18 November 1974 lewat musyawarah daerah Bundo kanduang di Kota Payakumbuah.

Ketua pertama Bundo Kanduang saat itu adalah almarhumah Jamilah Djambek. Kini, peran yang sama diemban oleh Puti Reno Raudha Thaib, seorang sastrawati, budayawati, dan akademisi sekaligus ahli waris Kerajaan Pagaruyung, Sumatera Barat.

"Organisasi ini juga terdiri dari seorang perempuan Minangkabau yang telah menikah kemudian yang beragama Islam kemudian dia menurut kegiatan yang menyangkut dengan adat istiadat Nagari dan melaksanakan kegiatan ABS-SBK atau adat basandi syarak-syarak basandi kitabullah," tambah Gusnawilis.

baca juga
Liputan Khas Bundo Kanduang di Tanah Datar, Sumatera Barat. (Suara.com/Risna Halidi)
Liputan Khas Bundo Kanduang di Tanah Datar, Sumatera Barat. (Suara.com/Risna Halidi)

Di Kabupaten Tanah Datar, terdapat sekitar 14 kecamatan dengan 75 Nagari di dalamnya.

Peran organisasi pun beragam, mulai dari menjaga budaya dan adat-istiadat Minangkabau, menjadi kader pemberdayaan anak dan perempuan sampai turun melalukan penyuluhan ilmu perkawinan.

"Kami Bundo Kanduang turun ke kecamatan memberi ilmu parenting kepada calon pengantin. Mengajarkan pola asuh untuk anak dan mengajarkan anak bagaimana melayani orangtua seperti ibu dan bapak," tutup Sofia.

Kini Bundo Kanduang menjadi salah satu kader pembangunan masyarakat adat Minang. Mereka dilibatkan dalam banyak kegiatan. Meski rumah gadang berganti jadi tembok-tembok perumahan, Nagari berubah menjadi cluster dan perkampungan multikultural, namun peran luhur tersebut akan terus diturunkan, sampai nanti.

Ramo-ramo si kumbang janti, Katik endah pulang bakundo, Patah tumbuah hilang baganti, Pusako lama baitu juo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wisata ke Sumatera Barat, Ini 4 Momen Seru Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Wisata ke Sumatera Barat, Ini 4 Momen Seru Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Entertainment | Selasa, 29 Oktober 2019 | 16:57 WIB

Jadi Ikon Kota Padang, Lebih Dekat dengan Masjid Raya Sumatera Barat

Jadi Ikon Kota Padang, Lebih Dekat dengan Masjid Raya Sumatera Barat

Lifestyle | Minggu, 13 Oktober 2019 | 14:40 WIB

Habiskan Liburan di Sawahlunto, Santap 4 Kuliner Khas Kota Batu Bara

Habiskan Liburan di Sawahlunto, Santap 4 Kuliner Khas Kota Batu Bara

Lifestyle | Senin, 05 Agustus 2019 | 16:55 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×