Cegah Stunting di Sumatera Barat dengan Manjujai, Bagaimana Caranya?

M. Reza Sulaiman

Minggu, 13 Oktober 2019 | 05:05 WIB
Cegah Stunting di Sumatera Barat dengan Manjujai, Bagaimana Caranya?
ilustrasi orangtua bermain dengan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Cegah Stunting di Sumatera Barat dengan Manjujai, Bagaimana Caranya?

Orang Sumatera Barat pasti mengenal tradisi manjujai, yakni bentuk permainan tradisional yang dilakukan orangtua pada anaknya. Nah, menurut pakar kesehatan masyarakat, tradisi manjujai bisa membantu menekan angka stunting di Sumatera Barat lho. Bagaimana caranya?

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Padang, Dr Helmizar, mengatakan memberikan makanan yang bergizi saja tidak cukup untuk pencegahan stunting, namun juga diimbangi dengan pola asuh yang baik dari ibu yakni berupa tradisi manjujai.

Manjujai merupakan salah satu bentuk permainan tradisional untuk anak berupa bermain ciluk-ba, tepuk ambai-ambai, mendendangkan, meninabobokan anak dan lainnya di lingkungan keluarga untuk merangsang pertumbuhan fisik, motorik, kecerdasan, dan sosial anak.

Berdasarkan penelitiannya, permainan manjujai terdiri dari 24 jenis permainan seperti bermain tepuk ambai-ambai, daag, mari merangkak, mencari mainan, tebak suara, nina bobok, ayo berdiri, makan sendiri, buku pertamaku, ciluk-ba, mendendangkan anak, tangkap bolanya dan beberapa jenis permainan lainnya.

"Seperti pada permainan tepuk ambai-ambai, ibu dapat membuat anak berkomunikasi dan mengenalkan kata-kata baru pada si kecil karena semakin banyak kata-kata baru yang didengarkan maka akan semakin berkembang kemampuan bahasanya," ujar dia, dilansir Antara, Minggu (14/10/2019).

Selain itu, permainan mari merangkak dapat membantu si kecil untuk mengembangkan motorik kasarnya, dengan merangkak ke segala arah si kecil dapat mengembangkan otak kiri dan kanannya.

Manjujai dengan anak bisa dimulai sejak bayi lahir, namun cara manjujai harus disesuaikan dengan usia anak.

"Melalui kegiatan manjujai, ibu dapat membantu melatih otot tubuh anak, merangsang alat indranya berupa penglihatan, penciuman, pendengaran, perabaan, dan pengecapan dan membantu anak supaya bisa mengenal dirinya sendiri serta lingkungannya," kata dia lagi.

Selain itu, ia juga mengatakan manjujai dapat meningkatkan kesadaran orang tua dan masyarakat tentang cara pengasuhan anak untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Ilustrasi anak dan orangtua bermain dengan aktif.. (Shutterstock)
Ilustrasi anak dan orangtua bermain dengan aktif. (Shutterstock)

Setelah dilakukan penelitian pada masyarakat Minangkabau yang masih melestarikan budaya manjujai di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, ditemukan adanya pertambahan rata-rata berat badan dan panjang badan anak pada kelompok yang diberikan stimulasi psikososial manjujai dan suplementasi gizi makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI).

"Rata-rata penambahan berat badan anak sebesar 0,95 kilogram (lebih kurang 0,67 standar deviasi) setelah bulan ketiga dan 1,52 Kilogram (lebih kurang 0,69 standar deviasi) setelah bulan keenam intervensi," ujar dia.

Selain itu penambahan panjang badan sebesar 3,83 centimeter setelah bulan ketiga dan 6,27 centimeter setelah bulan keenam intervensi, terutama pada kelompok kombinasi MP-ASI dan manjujai dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Ia berharap manjujai kembali diterapkan oleh masyarakat, khususnya bagi masyarakat Minangkabau karena dapat memberikan manfaat bagi orang tua untuk perhatian yang lebih terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak.

"Karena dengan adanya manjujai orang tua menjadi lebih dekat dengan anak dan anak pun mendapat perhatian yang lebih," katanya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stunting, Dampaknya Lebih Kompleks Daripada Sekadar Bertubuh Pendek

Stunting, Dampaknya Lebih Kompleks Daripada Sekadar Bertubuh Pendek

Health | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 07:30 WIB

Waduh, Ibu yang Alami Baby Blues Bisa Picu Anak Jadi Stunting

Waduh, Ibu yang Alami Baby Blues Bisa Picu Anak Jadi Stunting

Health | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 05:32 WIB

Wajib Tahu, Ternyata Ini Fakta-fakta Menarik dari Tradisi Melukat di Bali

Wajib Tahu, Ternyata Ini Fakta-fakta Menarik dari Tradisi Melukat di Bali

Lifestyle | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 14:37 WIB

Terkini

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:33 WIB

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar

Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa

Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan

Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:19 WIB

Purbaya Janji Tak Kejar-kejar Pajak dari Pemilik Rumah Kontrakan

Purbaya Janji Tak Kejar-kejar Pajak dari Pemilik Rumah Kontrakan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Warga Jakarta Diminta Beralih ke Transportasi Umum untuk Tekan Polusi Udara

Warga Jakarta Diminta Beralih ke Transportasi Umum untuk Tekan Polusi Udara

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Heboh Pembatasan BBM dari Desil, Purbaya Pastikan Driver Ojol Tetap Bisa Beli Pertalite

Heboh Pembatasan BBM dari Desil, Purbaya Pastikan Driver Ojol Tetap Bisa Beli Pertalite

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Strategi Purbaya Atasi Utang Rp 10 Ribu Triliun, Benahi Pajak hingga Libatkan Danantara

Strategi Purbaya Atasi Utang Rp 10 Ribu Triliun, Benahi Pajak hingga Libatkan Danantara

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:08 WIB

×