Kacamata Ion Ramai Dijual Online, Benarkah Bisa Atasi Mata Minus?

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Selasa, 19 November 2019 | 09:05 WIB
Kacamata Ion Ramai Dijual Online, Benarkah Bisa Atasi Mata Minus?
Ilustrasi anak memakai kacamata baca. (Shutterstock)

Suara.com - Kacamata Ion Ramai Dijual Online, Benarkah Bisa Atasi Mata Minus?

Kacamata ion menjadi fenomena baru di dunia medis. Bahkan beberapa platform belanja online secara terang-terangan menjual kacamata yang diklaim dapat menyembuhkan mata minus tersebut.

Kacamata itu disebut bekerja dengan cara mengeluarkan gelombang ion dan sinar infra merah gelombang jauh yang bermanfaat bagi kesehatan mata. Penggunanya hanya diminta menggunakan kacamata tersebut selama delapan jam sehari, maka kondisi medis seperti kelainan refraksi (mata minus atau plus), silinder, mata kering, buta warna, diabetik retinopati, glaukoma, hingga katarak dapat teratasi.

Lalu, apakah benar ion pada kacamata dapat menyembuhkan masalah mata seperti klaim di atas?

Menurut dr. Gitalisa Andayani, Sp.M(K), penyakit mata seperti katarak terjadi pada anatomi mata sedangkan untuk buta warna adalah penyakit kongenital (bawaan lahir), sehingga penggunaan kacamata ion tidak bisa memberikan kesembuhan.

Selain itu Gitalisa juga menyebutkan bahwa kacamata ion belum terbukti secara medis sehingga belum dapat dipercaya. Ia menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyarankan publik yang memiliki masalah mata untuk melakukan pemeriksaan ke dokter mata.

"Sedangkan untuk miopi atau hipermetropi harus diperiksa di optic dan diberi alat bantu penglihatan seperti kacamata," tambah Gitalisa.

Chairman of Optik Tunggal, Alexander F. Kurniawan juga menyayangkan maraknya misinformasi di masyarakat.

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan mata. (Shutterstock)
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan mata. (Shutterstock)

Apalagi menurutnya, masalah katarak, glaukoma, diabetik retinopati hanya dapat diobati melalui tindakan medis dan obat-obatan, sementara kelainan mata seperti minus atau plus, dapat diatasi dengan penggunaan kacamata, soft lens atau ortho-K maupun tindakan lasik.

baca juga

"Optik Tunggal memiliki alat pengecekan berteknologi tinggi yang bisa melakukan pengecekan mata secara akurat untuk kelainan rekfraksi pada mata maupun indikasi seperti dry eyes, glukoma, katarak dan keluhan mata lainnya secara gratis," kata Alexander.

Ke depan, Alexander dan Gitalisa masyarakat lebih peka dan aktif menanyakan masalah kesehatan mata langsung ke dokter atau optik terpercaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu Minder, Begini Cara Mudah Memikat Wanita Berdasarkan Sains!

Tak Perlu Minder, Begini Cara Mudah Memikat Wanita Berdasarkan Sains!

Lifestyle | Jum'at, 15 November 2019 | 09:10 WIB

Orthokeratology, Metode Koreksi Mata Minus dan Silinder Tanpa Operasi

Orthokeratology, Metode Koreksi Mata Minus dan Silinder Tanpa Operasi

Health | Rabu, 13 November 2019 | 17:30 WIB

Ada Larangan Pakai Kacamata di Kantor, Wanita Jepang Gelar Aksi Protes

Ada Larangan Pakai Kacamata di Kantor, Wanita Jepang Gelar Aksi Protes

Lifestyle | Senin, 11 November 2019 | 19:57 WIB

Terkini

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:09 WIB

×