Sahabat Bilang Anda Berubah, Jangan-jangan Sedang Depresi?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 22 November 2019 | 17:12 WIB
Sahabat Bilang Anda Berubah, Jangan-jangan Sedang Depresi?
Ilustrasi depresi hingga dijauhi sahabat. (shutterstock)

Suara.com - Sahabat Bilang Anda Berubah, Jangan-jangan Sedang Depresi?

Malas bertemu teman, hilang gairah, hingga enggan keluar rumah. Bahkan, sahabat yang mengunjungi pun ditolak, hingga ia menyebut Anda berubah?

Waspada, bisa jadi Anda mengalami gejala depresi. Pakar kedokteran jiwa, Dr. dr. Diah Setia Utami, SpKJ(K), MARS mengatakan jika ada yang tak biasa dari diri kita, maka patut dicurigai.

Misalnya jika dulu paling bersemangat kumpul dengan teman, lalu tiba-tiba malas dan enggan bertemu banyak orang.

"Ada sesuatu yang berubah selain fisik, sekarang males diajak temen kumpul membatasi semuanya. Dia merasa kinerja saya sampai kantor males, banyak kerjaan tapi males. Padahal sebelumnya oke-oke saja," tutur Dr. Diah di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).

Belum lagi ada perubahan pada perasaan, dulu saat dimarahi bos dia akan biasa saja malah semakin terpacu. Tapi yang terjadi malah sebaliknya ia mudah marah, cepat down, dan merasa tersinggung. Perubahan ini bukan terjadi sehari dua hari bahkan lebih dari 2 minggu.

"Biasanya nggak terjadi sama saya, kumpul susah ketemu orang berbicara sama orang lain terbatas," imbuhnya.

Perkembangan digital yang begitu pesat ternyata jadi bumerang untuk kesehatan mental masyarakat. Terbukti angka penderita depresi terus meningkat di dunia dan membuat setiap 40 detik orang meninggal dunia karena bunuh diri.

Ilustrasi Remaja Depresi. (Shutterstock)
Ilustrasi Remaja Depresi. (Shutterstock)

Di Indonesia menurut data Riskesdas 2018 prevalensi depresi mencapai 9,8 persen dari total penduduk Indonesia. Mirisnya sebagian besar penderita depresi tidak menyadari dengan penyakitnya.

Pakar psikosomatik dr Andri, SpKJ-FCLP, mengatakan penyakit fisik yang berlangsung terus menerus, padahal kelihatannya sepele itu juga patut dicurigai sebagai gejala depresi. Misalnya asam lambung selama berminggu-minggu. Mirisnya, pengobatan hanya fokus pada gejala fisik.

"Tapi gejala depresi justru tidak ditangani dengan baik. Bahkan menurut data WHO 65 persen individu yang mengalami depresi bisa mengalami recurrent episode. Dimana golongan SSR (selective serotonin reuptake inhibitor) sekalipun tidak bisa memperbaiki ketidaktuntasan pengobatan," tutup dr Andri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Gampang Baperan Bisa Jadi Gejala Anda Depresi

Waduh, Gampang Baperan Bisa Jadi Gejala Anda Depresi

Health | Jum'at, 22 November 2019 | 15:00 WIB

Sebelum Terlambat, Gejala Depresi Harus Segera Ditangani!

Sebelum Terlambat, Gejala Depresi Harus Segera Ditangani!

Health | Sabtu, 16 November 2019 | 07:55 WIB

Dokter Sebut Tidak Banyak Orang yang Tahu Gejala Depresi, Simak Rinciannya!

Dokter Sebut Tidak Banyak Orang yang Tahu Gejala Depresi, Simak Rinciannya!

Health | Sabtu, 16 November 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB