Jangan Abaikan Bau Kentut Menyengat, ini Bisa Jadi Tanda Kondisi Serius!

Senin, 25 November 2019 | 18:48 WIB
Jangan Abaikan Bau Kentut Menyengat, ini Bisa Jadi Tanda Kondisi Serius!
Ilustrasi orang kentut. (Shutterstock)

Suara.com - Apakah bau kentut Anda lebih menyengat dari biasanya? Bau kentut yang menyengat dari biasanya sering kali diabaikan orang. Padahal ini bisa jadi pertanda kondisi kesehatan.

NHS dilansir dari mirror.co.uk menyatakan rata-rata orang kentut 15 kali sehari. Tetapi, jika orang memperhatikan bau kentutnya akan ada banyak hal yang bisa dilakukan atau diatasi sejak dini.

Ahli media telah mengungkapkan bahwa penyebab orang lebih banyak kentut dan berbau berkaitan dengan beberapa kondisi serius dan kebiasaan buruknya.

1. Minum soda

Minuman bersoda dapat menjadi penyebab utama udara terperangkap di usus besar, yang berkontribusi 50 persen dari kentut berlebihan.

Dr Sarah Jarvis. GP dan Clinical Director of Patient.info, mengatakan minuman bersoda, stres dan makan cepat bisa menyebabkan Anda menelan lebih banyak angin. Sehingga Anda akan lebih sering bersendawa dan kentut dari biasanya.

Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)
Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)

2. Penyakit radang usus

Dr Daniel Atkinson, GP Clinical Lead mengatakan kentut berbau bisa jadi tanda penyakit radang usus (IBD) yang cenderung merujuk pada penyakit Crohn atau kolitis ulserativa.

Gejala-gejala radang usus termasuk rasa sakit atau pembengkakan perut, kelelahan dan diare yang cenderung datang lalu pergi dengan sendirinya.

Baca Juga: Tidur Pakai Selimut Bulu, Waspada Kena Sesak Napas dan Radang Paru-Paru

3. Sayuran

Salad mungkin termasuk menu makanan yang baik dan menyehatkan. Tetapi, kubis dan brokoli mengandung karbohidrat yang sulit dicerna.

Sehingga makanan ini akan mengendap di perut dan menghasilkan gas. Dr Jarvis mengatakan bahwa makanan tertentu memang bisa menyebabkan gas, termasuk sayuran.

4. Sindrom iritasi usus

Sindrom iritasi usus juga dikenal dengan IBS, yang memengaruhi sistem pencernaan dan rasanya tidak nyaman.

Gejalanya meliputi perut kembung, kram perut dan sembelit. Dr Atkinson mengatakan kondisi ini dapat diatasi dengan mengubah gaya hidup, seperti olahraga, mengurangi asupan makan pedas dan hindari makanan yang sulit dicerna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI