Meski Tak Bisa Disembuhkan, Wabah HIV AIDS Bisa Dikendalikan

Ade Indra Kusuma

Senin, 02 Desember 2019 | 11:29 WIB
Meski Tak Bisa Disembuhkan, Wabah HIV AIDS Bisa Dikendalikan
Meski Tak Bisa Disembuhkan, Wabah HIV AIDS Bisa Dikendalikan [SHUTTERSTOCK]

Suara.com - Meski Tak Bisa Disembuhkan, Wabah HIV AIDS Bisa Dikendalikan 

Ketika AIDS pertama kali diidentifikasi lebih dari 40 tahun lalu, penyakit itu dianggap hukuman mati.

Namun kemudian, secara perlahan AIDS berubah menjadi penyakit kronis yang bisa diobati, terkendali meski tidak bisa disembuhkan hingga kini.

Hari AIDS sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember merupakan peringatan tahunan bahwa AIDS masih ada, meskipun teknologi kedokteran untuk mengatasinya semakin maju, wabahnya belum berakhir.

Setiap tahun, komunitas-komunitas masyarakat di berbagai penjuru dunia memperingati Hari AIDS Sedunia dengan pesan-pesan seperti: sadarlah akan keberadaan penyakit itu, cobalah periksakan diri dan ambil tindakan untuk pencegahan, untuk tidak tertular atau menyebarkannya.

Banyak pakar mengatakan, cara terbaik untuk menghindari AIDS adalah selalu gunakan kondom saat berhubungan intim.

Ketika menteri-menteri kesehatan pertamakali menetapkan 1 Desember sebagai Hari AIDS Sedunia, mereka menyadari, bahwa tidak seperti penyakit-penyakit lain, virus HIV yang menyebabkan AIDS bisa menyebar secara global.

"Saya ada sejak masa awal AIDS ditemukan. Saya ada ketika orang-orang mencibir orang-orang gay seperti kami, dan kami berusaha melawannya, dan mengubur banyak orang yang kita cintai," ujar Paul Kawata, aktivis AIDS seperti mengutip VOAIndonesia.

Doktor Anthony Fauci dari Lembaga Kesehatan Nasional AS (NHI) juga berjuang melawan wabah AIDS sejak awal. Ia telah berusaha mengembangkan berbagai pengobatan untuk HIV. Pengobatan itu begitu efektifnya sehingga dengan hanya mengonsumsi satu pil setiap harinya, penyandang HIV tidak akan menularkan virus itu ke orang lain. Kini juga ada Truvada, obat yang mencegah orang tertular penyakit itu.

baca juga

Fauci mengatakan mengatasi wabah AIDS sebetulnya sederhana.

"Jika Anda melakukan dua hal, yakni pengobatan sebagai pencegahan, bagi mereka yang sudah tertular virus HIV, dan PREP atau pre-exposure prophylaxis bagi mereka yang beresiko, wabah AIDS bisa dikendalikan bahkan diakhiri. Itu tentu, secara teori, bila semuanya diterapkan sepenuhnya,”beber Fauci.

PREP adalah istilah yang menunjukkan upaya pencegahan dengan mengonsumsi obat, seperti Truvada, untuk menghindari kemungkinan seseorang terinfeksi HIV.

Jumlah penderita baru HIV menurun secara dramatis sejak obat-obat itu digunakan dalam skala besar. Kematian terkait AIDS menurun lebih dari 55 persen sejak 2004, namun hanya sekitar 60 persen dari mereka yang mengidap HIV menjalani pengobatan.

Paul Kawata mengatakan, "Kita harus memahami bahwa HIV  begitu banyak diskriminasi dan stigma.”

Kawata bekerja untuk NMAC, sebauh organisasi yang memperjuangkan kesetaraan layanan kesehatan dan keadilan ras dalam memerangi AIDS. Ia mengatakan, virus itu tersebar di tempat-tempat di mana orang-orang menghadapi diskriminasi.

"Pertama, umumnya di kalangan orang-orang kulit berwarna. Kedua, di kalangan komuniats gay. Ketiga, di kalangan masyarakat miskin,” jelas Kawata.

Mayoritas penyandang HIV di AS adalah orang-orang miskin. Di luar AS, mayoritas penyandang HIV hidup di negara-negara berpendapatan rendah atau menengah. Remaja di mana pun di dunia beresiko tinggi tertular virus ini. Mereka memiliki sedikit akses ke uji HIV, layanan kesehatan dan konseling. Oleh karena itu, menurut Fauci, dunia membutuhkan hal lain selain obat.

"Kita tidak bisa membasmi HIV tanpa vaksin,”

Fauci mengatakan, kerja vaksin menjanjikan. Namun, yang terpenting untuk saat ini, mengusahakan orang-orang untuk menjalani tes HIV sehingga mereka yang sudah tertular menjalani pengobatan, dan menyediakan Truvada bagi orang-orang yang beresiko tertular dan memperlakukan HIV sebagai penyakit, bukan isu politik, moral dan sosial. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peran Komunitas Disebut Jadi Kunci Masyarakat Perangi HIV AIDS

Peran Komunitas Disebut Jadi Kunci Masyarakat Perangi HIV AIDS

Health | Senin, 02 Desember 2019 | 11:18 WIB

Mobile VCT Bantu Kasus HIV/AIDS di Bekasi Turun Hampir 50 Persen

Mobile VCT Bantu Kasus HIV/AIDS di Bekasi Turun Hampir 50 Persen

Health | Minggu, 01 Desember 2019 | 19:00 WIB

Hari AIDS Sedunia, Ketahui Mitos yang Salah Kaprah Soal Penularan HIV

Hari AIDS Sedunia, Ketahui Mitos yang Salah Kaprah Soal Penularan HIV

Health | Minggu, 01 Desember 2019 | 16:25 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Film Anak, Iyus Jenius Hadirkan Kembali Lagu Legendaris Papa T.Bob yang Dirindukan

Bukan Sekadar Film Anak, Iyus Jenius Hadirkan Kembali Lagu Legendaris Papa T.Bob yang Dirindukan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:40 WIB

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:26 WIB

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:25 WIB

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:17 WIB

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:15 WIB

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:10 WIB

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 09:08 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

×