Ini Alasan Anda Harus Jujur Ketika Didiagnosis Mengidap HIV/AIDS

Vania Rossa, Risna Halidi

Senin, 02 Desember 2019 | 18:02 WIB
Ini Alasan Anda Harus Jujur Ketika Didiagnosis Mengidap HIV/AIDS
Ilustrasi mengidap HIV/AIDS. (Shutterstock)

Suara.com - Pada 2016 lalu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan terdapat sekitar 1 juta penderita HIV meninggal di seluruh dunia.

Berdasarkan data yang didapatkan dari UNAIDS (United Nations Program on HIV/AIDS) pada tahun yang sama, terdapat sekitar 620.000 penderita infeksi HIV (ODHIV) di Indonesia dengan 3200 kasus di antaranya terjadi pada anak-anak.

Angka kematian akibat penyakit ini juga telah mencapai angka 40.000 kasus.

Sayangnya, kasus diskriminasi dan stigma terhadap ODHIV masih saja terjadi. Mereka sudah biasa kehilangan pekerjaan, ditolak oleh keluarga dan teman-temannya, atau bahkan menjadi korban kekerasan.

Menurut data UNAIDS, sekitar 62,8% masyarakat Indonesia masih enggan berinteraksi dengan ODHIV. Ada beberapa hal yang melatarbelakangi stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV. Stigma tersebut di antaranya adalah sebagian orang masih percaya bahwa HIV dapat menyebar melalui kontak fisik seperti bersentuhan atau sebatas berbagi gelas. Hal inilah yang kemudian membuat ODHIV cenderung dijauhi.

Selain itu, HIV dan AIDS sering diidentikkan dengan pola perilaku tertentu seperti pengguna obat terlarang dan pelaku seks bebas. Stigma ini membuat orang beranggapan bahwa virus tersebut diidap karena lemahnya moral ODHIV.

Dengan stigma sosial, muncullah diskriminasi terhadap ODHIV, seperti dikeluarkan dari kantor atau sekolah, atau tidak diperkenankan menggunakan fasilitas umum seperti tempat ibadah.

Stigma ini yang kemudian membuat ODHIV enggan menginformasikan kondisinya bagi orang sekitar.

Padahal, memberikan informasi sedari awal malah bisa jadi memberi manfaat luar biasa bagi kualitas hidup pengidap ODHIV. Dilansir Suara.com dari rilis yang dibagikan oleh Alo Dokter, berikut adalah sederatan manfaat ketika kita bisa berdamai dengan diri sendiri dan memberitahu kondisi kesehatan yang sebenarnya.

1. Anda tidak lagi sendirian menjalani hidup dengan HIV. Ada dukungan dan kasih sayang dari orang-orang terdekat yang membuat Anda percaya diri.

baca juga

2. Anda lebih berpeluang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan.

3. Anda turut berkontribusi mencegah kemungkinan persebaran virus kepada orang lain, terutama pasangan. Meski demikian, begitu terdiagnosis, Anda tidak harus segera memberitahu kondisi Anda kepada semua orang. Ambil waktu dan bersikaplah selektif dalam menentukan siapa yang perlu tahu situasi Anda. Pastikan hal berikut:

  • Mulailah dengan orang terdekat dan yang paling Anda percaya terlebih dahulu seperti pasangan.
  • Ketahui alasan kuat kenapa Anda perlu memberitahukan kondisi Anda ke orang tersebut.
  • Bersiaplah untuk reaksi terkejut atau bahkan reaksi buruk yang mungkin Anda terima.
  • Lengkapi diri dengan informasi lebih dalam tentang HIV. Orang yang Anda beritahu mungkin akan menanyakan beberapa hal tentang penyakit Anda.
  • Tidak sekadar memberitahu, Anda mungkin ingin menyampaikan rencana pengobatan dan beberapa perubahan yang perlu dilakukan untuk menangani HIV.
  • Jika memutuskan untuk bicara pada atasan, sertakan surat keterangan dari dokter dan informasikan apakah kondisi Anda akan berpengaruh pada pekerjaan Anda.

Pada beberapa kasus, menginformasikan kondisi Anda bukanlah pilihan, melainkan sebuah keharusan. Misalnya, pada pengelola asuransi kesehatan dan jiwa. Sekarang mulai pikirkan matang-matang, beranikan diri, dan cobalah mulai terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Tak Bisa Disembuhkan, Wabah HIV AIDS Bisa Dikendalikan

Meski Tak Bisa Disembuhkan, Wabah HIV AIDS Bisa Dikendalikan

Health | Senin, 02 Desember 2019 | 11:29 WIB

Peran Komunitas Disebut Jadi Kunci Masyarakat Perangi HIV AIDS

Peran Komunitas Disebut Jadi Kunci Masyarakat Perangi HIV AIDS

Health | Senin, 02 Desember 2019 | 11:18 WIB

Mobile VCT Bantu Kasus HIV/AIDS di Bekasi Turun Hampir 50 Persen

Mobile VCT Bantu Kasus HIV/AIDS di Bekasi Turun Hampir 50 Persen

Health | Minggu, 01 Desember 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×