Pilunya Ibu Ini Bayinya Tertular Herpes Simplex Karena Sembarangan Dicium

Silfa Humairah Utami | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2019 | 14:17 WIB
Pilunya Ibu Ini Bayinya Tertular Herpes Simplex Karena Sembarangan Dicium
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Suara.com - Pilunya Ibu Ini Bayinya Tertular Herpes Simplex Karena Sembarangan Dicium

Setiap bayi memang sangat menggemaskan. Rasanya mungkin sulit menahan untuk mencium dan menyentuh mereka, untuk menunjukkan rasa sayang kita terhadapnya.

Tapi sayangnya, banyak orang yang belum menyadari, jika hal tersebut justru bisa menempatkan bayi pada risiko kesehatan tertentu. Salah satunya ialah virus Herpes Simplex atau HSV-1.

Hal inilah yang dialami oleh seorang ibu bernama Nur Afiqah Abd Halim. Ibu asal Malaysia ini menceritakan kisah yang dialami buah hatinya di akun Facebook miliknya yang bernama Iqa Halim.

Postingan tersebut bertujuan untuk menyebarkan kesadaran mengenai bahaya nyata mencium dan menyentuh anak-anak, terutama bayi di bawah 2 tahun.

Ibu dua anak mengatakan jika saat ini, buah hatinya yang bernama Dean tengah dirawat di rumah sakit setelah tertular Virus Herpes Simplex atau HSV-1.

"Saat mendengar herpes, mungkin orang selalu mengasosiasikannya sebagai penyakit menular seksual. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya ada dua jenis herpes? Herpes oral (HSV-1) dan Genital herpes (HSV-2). Herpes oral biasanya ditularkan dengan mencium atau berbagi minuman, peralatan, makanan dan lainnya - pada dasarnya segala sesuatu yang melibatkan air liur1," tulis Iqa dalam postingan tersebut.

"Yang mengejutkan, kebanyakan dari kita sebenarnya memiliki herpes, namun beberapa bahkan tidak mengetahuinya karena virus ini tidak menunjukkan gejala sama sekali. Mereka yang mendapatkan virus ini biasanya akan mendapatkan luka dingin. Apapun, begitu Anda memilikinya, Anda dapat menginfeksi orang lain," jelasnya lagi.

Lebih lanjut, dalam postingan yang sudah dibagikan oleh lebih dari 500 orang tersebut, Iqa menceritakan bagaimana anaknya bisa tertular virus tersebut. Meski dirinya tidak tahu pasti, namun ia mengatakan bahwa ini mungkin karena kesalahannya yang tidak cukup keras atau tidak cukup ketat membiarkan orang mencium atau menyentuh bayinya.

Awalnya kata Iqa, sang putri yang bernama Anais, yang lebih dulu tertular virus ini. Dia memiliki luka di sekitar mulutnya dan tidak bisa makan atau minum selama berhari-hari.

"Tapi Dean lebih buruk. Anak saya yang malang bereaksi keras terhadap virus tersebut, menyebabkan ruam seperti lepuh yang disebut Erythema Multiforme di seluruh tubuhnya. Dia memiliki bisul di mulutnya, di lidahnya, di samping pipinya, di gusinya dan beberapa bahkan pecah dan menyebabkan pendarahan," tulisnya.

Lebih buruk lagi, virus menyebabkan sistem kekebalan tubuh sang putrasemakin melemah sehingga ia mengembangkan alergi parah pada makanan dan antibiotik, yang menyebabkan wajah, mulut, dan tubuhnya membengkak.

Putranya juga menderita Urtikaria atau gatal-gatal kronis dan membuatnya harus mendapat suntikan steroid setiap 6 jam. Bersyukur, kini sang putra sudah menunjukkan tanda pemulihan tetapi kemajuannya agak lambat.

"Bayiku baru berusia 15 bulan. Mereka tidak pantas menerima ini. Kami beruntung mereka pulih tetapi apakah Anda tahu bahwa HSV bisa berakibat fatal terutama untuk bayi baru lahir atau anak-anak dengan sistem kekebalan rendah?," tulisnya.

Ia pun berpesan, agar masing-masing dari kita bisa mendidik diri kita sendiri. Karena kita tidak pernah tahu kuman atau virus apa yang kita bawa dan tentu saja, kita tidak ingin menularkannya kepada mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Waktunya MPASI, Bayi Berusia 40 Hari Meninggal Usai Diberi Pisang

Belum Waktunya MPASI, Bayi Berusia 40 Hari Meninggal Usai Diberi Pisang

Health | Rabu, 11 Desember 2019 | 09:05 WIB

Bayi 40 Hari Meninggal Tersedak Pisang, Dokter Anak Angkat Bicara

Bayi 40 Hari Meninggal Tersedak Pisang, Dokter Anak Angkat Bicara

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 16:05 WIB

Jangan Khawatir Bayi Batuk Semalaman, Begini Cara Mengatasinya

Jangan Khawatir Bayi Batuk Semalaman, Begini Cara Mengatasinya

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB