Jangan Khawatir Bayi Batuk Semalaman, Begini Cara Mengatasinya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 10 Desember 2019 | 19:00 WIB
Jangan Khawatir Bayi Batuk Semalaman, Begini Cara Mengatasinya
Ilustrasi bayi sakit batuk [shutterstock]

Suara.com - Kebanyakan orangtua, khususnya ibu, sering mendadak khawatir ketika anaknya batuk sepanjang malam atau berhari-hari.

Menurut dokter spesialis anak dan neonatologis, Dr. Natalie Epton, dilansir dari asiaone.com, berapa lama anak sembuh dari batuknya tergantung pada berapa lama pula sakitnya.

Sebagian besar kasus batuk akut disebabkan oleh infeksi virus yang merupakan kejadian umum pada masa bayi. Penyakit batuk ini tergolong tidak berbahaya dan bisa sembuh sendiri, biasanya berlangsung selama 7-10 hari.

Ketika bayi mengalami batuk di malam hari, kondisi itu bisa disebabkan oleh sekresi hidung yang menetes ke bagian belakang tenggorokan dan menyebabkan iritasi.

Kadang-kadang, bayi mengalami infeksi satu demi satu yang akhirnya menyebabkan kondisi memburuk atau sudah lama sakit.

Ilustrasi anak batuk, kesehatan anak. (Shutterstock)
Ilustrasi anak batuk, kesehatan anak. (Shutterstock)

Tetapi, jika bayi mengalami batuk selama sebulan. Kondisi tersebut bisa juga disebabkan oleh masalah lain seperti alergi hidung (alergi tungau atau binatang lainnya) atau refluks gastro-esofagus.

Jika begini, jangan pernah berikan obat batuk sembarangan kepada anak. Apalagi jika Anda memberi mereka obat batuk yang biasanya dikonsumsi orang dewasa.

Pertolongan pertama untuk meredakan batuknya, cobalah membiarkan mereka tidur tanpa AC atau melembapkan ruangan.

Anda juga bisa menggunakan dekongestan inhalan atau minyak aroma terapi pada alas tidur bayi Anda. Cara tersebut bisa membantu meredakan batuk ada anak-anak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi 40 Hari Meninggal Tersedak Pisang, Dokter Anak Angkat Bicara

Bayi 40 Hari Meninggal Tersedak Pisang, Dokter Anak Angkat Bicara

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 16:05 WIB

Bayinya Alami Hydrocephalus, Aziz Akui Salah Telantarkan Anak dan Istri

Bayinya Alami Hydrocephalus, Aziz Akui Salah Telantarkan Anak dan Istri

Jatim | Selasa, 10 Desember 2019 | 13:00 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Bayi 40 Hari Tewas Tersedak Pisang di Kedoya

Polisi Ungkap Kronologi Bayi 40 Hari Tewas Tersedak Pisang di Kedoya

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 06:20 WIB

Terkuak! Tanda-tanda Pelecehan Seks Pelaku di Tubuh Bayi Tanpa Kepala

Terkuak! Tanda-tanda Pelecehan Seks Pelaku di Tubuh Bayi Tanpa Kepala

News | Senin, 09 Desember 2019 | 19:08 WIB

Terkini

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

×