Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Vania Rossa Suara.Com
Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
Ilustrasi mudik lebaran (Freepik/faizaminudin)
Baca 10 detik
  • Pasien aritmia dapat melakukan perjalanan jauh jika kondisi jantung stabil, didukung pemeriksaan serta konsultasi dokter sebelum berangkat.
  • Kepatuhan mengonsumsi obat sesuai jadwal dan membawa persediaan cadangan merupakan kunci utama meminimalkan kekambuhan gejala.
  • Selama perjalanan, pasien harus menjaga hidrasi, menghindari kelelahan ekstrem, dan segera mencari bantuan medis jika gejala memburuk.

Suara.com - Mudik Lebaran selalu identik dengan perjalanan panjang, kemacetan, dan perubahan rutinitas harian. Bagi sebagian orang, ini mungkin hal biasa. Namun bagi pasien dengan gangguan irama jantung (aritmia), perjalanan jauh memerlukan perencanaan yang lebih matang agar tetap aman dan nyaman.

Menurut Dr. dr. Dicky Armein Hanafy, Sp.JP(K), Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Aritmia di Heartology Cardiovascular Hospital, pasien dengan aritmia tetap bisa bepergian, termasuk melakukan perjalanan jauh, selama kondisi jantung stabil dan terkontrol.

“Sebagian besar pasien aritmia tetap dapat melakukan perjalanan dengan aman. Namun faktor seperti kelelahan, dehidrasi, stres perjalanan, atau terlambat minum obat dapat memicu keluhan seperti jantung berdebar atau pusing,” jelas dr. Dicky.

Berbagai panduan klinis internasional juga menegaskan bahwa perjalanan jauh, termasuk penerbangan, umumnya aman bagi pasien aritmia yang stabil secara klinis, asalkan beberapa langkah pencegahan dijalankan.

1. Pastikan Kondisi Jantung Stabil Sebelum Berangkat

Sebelum berangkat mudik, pasien disarankan melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter. Evaluasi ini penting untuk memastikan:

  • Kondisi jantung stabil
  • Terapi dan obat-obatan sudah optimal
  • Tidak ada risiko komplikasi selama perjalanan
  • Persiapan ini menjadi fondasi utama agar perjalanan tetap aman.

2. Jangan Melewatkan Obat

Kepatuhan terhadap pengobatan adalah kunci bagi pasien aritmia.

Tips praktis:

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026: 287 Ribu Orang Seberangi Selat Sunda, Volume Kendaraan Melonjak Tajam

  • Bawa persediaan obat cukup untuk seluruh perjalanan
  • Siapkan cadangan obat jika perjalanan mengalami keterlambatan
  • Konsumsi obat sesuai jadwal yang telah ditentukan dokter
  • Dengan pengobatan yang teratur, risiko gejala kambuh dapat diminimalkan.

3. Hindari Kelelahan dan Kurang Tidur

Perjalanan jauh, terutama saat mudik, bisa membuat waktu istirahat berkurang. Padahal, kurang tidur dan kelelahan fisik dapat memicu aritmia.

Tips:

  • Usahakan tidur cukup sebelum keberangkatan
  • Jika memungkinkan, lakukan istirahat singkat selama perjalanan
  • Jangan memaksakan diri jika tubuh sudah terasa lelah

4. Jaga Hidrasi dan Pola Makan

Dehidrasi dapat memperburuk kondisi jantung dan memicu denyut jantung tidak teratur.

Tips:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI